Sah! 1 Ramadan 1447 H Jatuh Kamis, 19 Februari 2026
Selasa, 17 Februari 2026 | 20:21
Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
TANGERANGNEWS.com–Anggota Komisi III DPR RI Marinus Gea meminta kepada pemerintah maupun penegak hukum agar memaksa masyarakat disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan saat new normal.
Hal itu disampaikan Marinus saat menyalurkan bantuan sembako di Sekolah Tinggi Theologia Injili Arastamar (STT Setia) di kawasan Kebon Besar, Batuceper, Kota Tangerang, Jumat (29/5/2020).
Dalam kunjungannya di sekolah tersebut, Marinus menyalurkan sembako berupa 250 kilogram beras, 50 liter minyak, mi instan 250 bungkus, dan gula 50 kilogram.
Marinus mengaku bahwa masyarakat di Indonesia saat ini cenderung masih belum disiplin dalam menjalani protokol kesehatan demi mencegah penularan COVID-19.
"Jadi, kalau tidak dipaksakan tidak akan disiplin," katanya.
Menurutnya, kunci keberhasilan dalam menjalani kehidupan di tengah pandemi COVID-19 yaitu membiasakan hidup disiplin.
Disiplin yang dimaksud adalah menerapkan pola hidup bersih dan sehat seperti mencuci tangan teratur, mengenakan masker, dan menjaga jarak.
"Kuncinya itu disiplin dan makan-makanan sehat," ucapnya.
Dia juga berpesan kepada lingkungan akademis untuk tetap menjalani aktivitas pembelajaran dengan tetap mematuhi berbagai kebijakan pemerintah tentang protokol kesehatan.(RMI/HRU)
Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.
Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews