Connect With Us

3 Pedagang Pasar Sipon Positif Corona

Redaksi | Rabu, 3 Juni 2020 | 18:50

Petugas melakukan pembatasan akses menuju pasar Sipon, Cipondoh beberapa waktu yang lalu. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak tiga pedagang di pasar tradisional Sipon, Cipondoh, Kota Tangerang dinyatakan positif terjangkit virus Corona (COVID-19).

Hal itu berdasarkan data yang dipaparkan Ikatan Pedagang Pasar Tradisional (Ikappi).

Menurut data Ikappi, sebanyak 382 pedagang di 64 pasar tradisional di Indonesia positif terinfeksi COVID-19, tiga orang disebutkan pedagang di pasar Sipon, Cipondoh.

Dikatakan Ketua Bidang Infokom DPP Ikappi Reynaldi Sarijowan, pasar memang menjadi tempat dengan potensi penyebaran COVID-19 yang sangat tinggi. Hal itu, tak terlepas dari pola transaksi dengan tawar menawar dan menggunakan uang kertas.

Sehingga, pihaknya terus meminta pengelola pasar untuk memfasilitasi pedagang agar bisa menerapkan protokol kesehatan selama masa pandemi COVID-19. Terlebih akan diterapkannya new normal mulai Juni ini.

"Selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan setelah melakukan transaksi dan interaksi. Pengelola pasar juga harus mempersiapkan tempat pencuci tangan di masing-masing blok pasar sekaligus penyemprotan desinfektan," ujar Reynaldi melalui keterangan tertulisnya, Rabu (3/6/2020).

Sebelumnya, Pemerintah Kota Tangerang melalui Kecamatan Cipondoh sempat melakukan pembatasan akses menuju pasar Sipon sejak Kamis (2/4/2020) lalu. Hal ini untuk meminimalisir kepadatan pengunjung pasar yang berlokasi di Jalan Kali Sipon itu.

Dilansir dari laman https://www.tangerangkota.go.id/, Camat Cipondoh, Rizal Ridhollah, mengatakan, pembatasan akses jalur tersebut dilakukan untuk pencegahan penyebaran COVID-19 (Virus Corona). Jika kondisi Pasar Sipon dibiarkan padat, warga yang terpapar Corona bisa saja menularkan kepada warga lainnya.

Ia menambahkan, pembatasan akses pasar dilakukan mulai pukul 07.00-14.00 WIB setiap hari selama dua pekan mendatang. “Kalau wabah corona masih berlanjut kemungkinan bisa kita perpanjang,” ungkapnya, Jumat (3/4/2020)

Para pedagang juga disarankan untuk melakukan jual beli secara online melalui nomor whatsapp. “Dua hari ini sudah banyak yang memanfaatkan layanan belanja online, dengan begini warga tetap bisa berbelanja meski di rumah dan pedagang juga tidak kehilangan pelanggan,” pungkasnya. (RMI/RAC)

PROPERTI
Andra Soni Akui Masih Tinggal di Rumah Subsidi, Kredit Sejak 2003

Andra Soni Akui Masih Tinggal di Rumah Subsidi, Kredit Sejak 2003

Selasa, 31 Maret 2026 | 10:24

Gubernur Banten Andra Soni mengungkap kisah pribadinya yang masih tinggal di rumah subsidi hingga saat ini. Cerita itu ia sampaikan saat menghadiri acara Peluncuran BSPS Secara Nasional Tahun Anggaran 2026 dan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan

BANTEN
Tidak Perlu ke Kantor Samsat, Warga Banten Bisa Bayar Pajak Kendaraan Pakai Aplikasi Ini

Tidak Perlu ke Kantor Samsat, Warga Banten Bisa Bayar Pajak Kendaraan Pakai Aplikasi Ini

Rabu, 1 April 2026 | 22:46

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten resmi meluncurkan aplikasi Samsat Ceria sebagai inovasi layanan digital untuk mempermudah masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor.

KAB. TANGERANG
Pungli Jadi Bang Kerok Sepinya Wisatawan di Kabupaten Tangerang saat Lebaran

Pungli Jadi Bang Kerok Sepinya Wisatawan di Kabupaten Tangerang saat Lebaran

Rabu, 1 April 2026 | 20:31

Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 25.870 wisatawan berkunjung ke tempat wisata di wilayah tersebut saat momen libur Lebaran 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill