Connect With Us

Sidang Wanita Muda Kasus Tabrakan Maut di Karawaci Ditunda

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 4 Juni 2020 | 14:05

Mobil Aurelia Margaretha Yulia Honda Brio B-1578-NRT yang rusak berat setelah menabrak Andre Njotohusodo hingga meninggal dunia di kawasan perumahan di Lippo Karawaci, Kota Tangerang pada Minggu (29/3/2020) sore. (Istimewa / TangerangNews)

 

TANGERANGNEWS.com-Sidang perdana kasus kecelakaan maut di kawasan Lippo Karawaci, Kota Tangerang dengan terdakwa Aurelia Margaretha Yulia, 26, digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Rabu (3/6/2020) kemarin.

Dilansir dari Detikcom, sidang dengan agenda pembacaan dakwaan ini ditunda hingga pekan depan, untuk meminta tanggapan penasihat hukum terdakwa.

Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota AKBP Agung Pitoyo membenarkan agenda sidang tersebut. "Sudah kemarin sidang pertama," ujarnya, Kamis (4/6/2020).

Aurelia sendiri didakwa lalai dalam berkendara hingga mengakibatkan korban yakni Andre Njotohusodo, 51, meninggal di lokasi kejadian.

Berdasar informasi dari laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Tangerang, terdakwa Aurelia dengan nomor perkara kasus 1083/Pid.Sus/2020, sidangnya digelar di PN Tangerang pada Rabu (3/6/2020), pukul 13.00-14.15 WIB.

Tertulis dalam pernyataan di website tersebut, penundaan sidang dilakukan dengan alasan untuk menunggu tanggapan dari penasihat hukum.

Selanjutnya, sidang dengan agenda  tanggapan dari penasihan hukum kembali dilanjutkan pada Rabu, tanggal 10 Juni 2020, pukul 13.00 WIB 

Adapun barang bukti yang dihadirkan yakni satu unit kendaraan mobil merek Honda Brio dengan nomor polisi B-1578-NRT, satu lembar STNK dan satu kartu SIM A atas nama Aurelia Margaretha Yulia, satu buah botol merek Soju Baram, satu unit ponsel, dan satu buah flash disk berisi rekaman CCTV.

Sementara pasal yang dakwakan kepadan Aurelia adalah Pasal 311 ayat (5) dan Pasal 310 ayat (4) UU RI Nomor 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Untuk diketahui, Aurelia menabrak Andre Njotohusodo, 50, hingga tewas di kawasan perumahan di Lippo Karawaci, Kota Tangerang pada Minggu (29/3/2020) sore.

Bahkan Aurelia juga menyerang istri korban dengan memaki dan menjambaknnya. Penyerangan itu terjadi di samping jasad Andre yang terbujur kaku.

Polisi pun menetapkan Aurelia sebagai tersangka karena terbukti mengendarai Honda Brio bernomor polisi B-1578-NRT dengan kecepatan tinggi dan dalam keadaan mabuk. Hal itu terbukti dari rekaman CCTV dan botol Soju yang ditemukan di dalam mobilnya.

SPORT
Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Senin, 3 Agustus 2026 | 22:17

Ajang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

BANTEN
Pemprov Banten Genjot Sektor Strategis, Realisasi Investasi Pertengahan 2026 Capai Rp66,3 Triliun

Pemprov Banten Genjot Sektor Strategis, Realisasi Investasi Pertengahan 2026 Capai Rp66,3 Triliun

Senin, 3 Agustus 2026 | 19:14

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mencatat sepanjang tahun 2025, realisasi investasi mencapai Rp130,2 triliun, melampaui target nasional dan mengantarkan provinsi ini ke peringkat empat nasional.

KAB. TANGERANG
Niat Resign, Pegawai Bank Keliling di Tangerang Disekap dan Dipaksa Masturbasi oleh Bosnya

Niat Resign, Pegawai Bank Keliling di Tangerang Disekap dan Dipaksa Masturbasi oleh Bosnya

Senin, 3 Agustus 2026 | 18:48

Seorang pria yang berprofesi pegawai bank keliling berinisial, PG, 25, menjadi korban penyekapan hingga penganiayaan yang dilakukan lima orang rekan kerjanya, di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill