Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Pemberlakuan pembatasan sosial bersekala besar (PSBB) di Kota Tangerang akan diperpanjang atau berakhir setelah empat kali diberlakukan.
Hari ini, Minggu (28/6/2020) batasan PSBB berakhir, namun belum ada kejelasan pemerintah daerah memutuskannya.
Sebab, sampai saat ini pemerintah masih melakukan evaluasi. Seperti yang dikatakan Kabag Humas Kota Tangerang Bueceu Gartina.
"Belum tahu ini, sebab masih melakukan sambungan video dengan pihak Pemerintah Provinsi, masih melakukan evaluasi," ujar saat dikonfirmasi TangerangNews.com melalui aplikasi pesan, Minggu (28/6/2020).
Namun yang jelas, menjelang berakhirnya pemberlakuan PSBB, sejumlah jalan-jalan protokoler di Kota Tangerang, disemprot cairan disinfektan dengan mobil gunner, yang dibantu Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat.
Mobil gunner yang memiliki corong untuk menembakan cairan disinfektan ini, diklaim dapat memberantas COVID-19, seperti yang dilakukan di Kota Wuhan, Cina.
PMI Kota Tangerang pun menggunakan mobil gunner melakukan penyemprotan di jalan-jalan protokol di 13 kecamatan yang ada di wilayah kota Tangerang. (RAZ/RAC)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Coway Indonesia memperluas lini solusi home wellness dengan memperkenalkan Yonsu, water softener yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat bersentuhan dengan kulit dan rambut.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyelesaikan perbaikan 329 unit Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH) sepanjang 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews