Catat Tanggalnya, Festival Cisadane 2026 Digelar 22-26 Juli
Senin, 8 Juni 2026 | 05:11
Festival Cisadane 2026 kembali masuk dalam agenda budaya tahunan Kota Tangerang dan akan berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Pemberlakuan pembatasan sosial bersekala besar (PSBB) di Kota Tangerang akan diperpanjang atau berakhir setelah empat kali diberlakukan.
Hari ini, Minggu (28/6/2020) batasan PSBB berakhir, namun belum ada kejelasan pemerintah daerah memutuskannya.
Sebab, sampai saat ini pemerintah masih melakukan evaluasi. Seperti yang dikatakan Kabag Humas Kota Tangerang Bueceu Gartina.
"Belum tahu ini, sebab masih melakukan sambungan video dengan pihak Pemerintah Provinsi, masih melakukan evaluasi," ujar saat dikonfirmasi TangerangNews.com melalui aplikasi pesan, Minggu (28/6/2020).
Namun yang jelas, menjelang berakhirnya pemberlakuan PSBB, sejumlah jalan-jalan protokoler di Kota Tangerang, disemprot cairan disinfektan dengan mobil gunner, yang dibantu Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat.
Mobil gunner yang memiliki corong untuk menembakan cairan disinfektan ini, diklaim dapat memberantas COVID-19, seperti yang dilakukan di Kota Wuhan, Cina.
PMI Kota Tangerang pun menggunakan mobil gunner melakukan penyemprotan di jalan-jalan protokol di 13 kecamatan yang ada di wilayah kota Tangerang. (RAZ/RAC)
Festival Cisadane 2026 kembali masuk dalam agenda budaya tahunan Kota Tangerang dan akan berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juli 2026.
TODAY TAGBek kanan yang juga menjabat sebagai kapten tim Persita Tangerang Muhammad Toha resmi menyudahi perjalanan panjangnya bersama klub berjuluk Pendekar Cisadane.
Di era digital pada saat ini bagian yang tidak terpisahkan atau tidak bisa kita tinggalkan di kehidupan kita sebagai manusia adalah komunikasi yang di mana komunikasi itu bisa membuat atau menyampaikan berbagai informasi dengan cepat.
Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews