Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com–Pandemi COVID-19 berdampak pada seluruh sektor perekonomian termasuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Di Kota Tangerang, Kelurahan Cimone aktif memfasilitasi para pelaku UMKM untuk mengalihkan proses pemasarannya dari konvensional menjadi daring.
"Sekarang ada 25 UMKM. Mereka mulai beralih jualannya secara online," ujar Asep Zulfikar, Sekretaris Kelurahan Cimone saat ditemui di Cimone, Kota Tangerang, Rabu (1/7/2020).
Asep mengatakan pandemi COVID-19 bukan berarti menjadi alasan UMKM untuk tidak berinovasi. Kata dia, momen ini harus dimanfaatkan untuk menggali potensi penjualan.
"UMKM ini jadi garda terdepan untuk pemulihan perekonomian masyarakat," katanya.
Pihak kelurahan terus mendukung UMKM di wilayah Cimone untuk tetap bisa mempromosikan produk-produknya agar dapat tetap bertahan di tengah pandemi COVID-19.
Adapun UMKM di Cimone saat ini menjual produk-produk unggulan seperti snack, handicraft, hingga makanan berat.
"UMKM kami sering diikutsertakan dalam setiap event. Semoga UMKM bisa selalu eksis," pungkasnya. (RMI/RAC)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
PT Coway International Indonesia resmi memperkenalkan Slim Stand, produk pemurni air standing terbaru, dalam debutnya di ajang IndoBuildTech (IBT) 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews