Connect With Us

Mau Buat KTP di Kecamatan Tangerang? Catat Hal ini

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 2 Juli 2020 | 16:34

Sekretaris Kecamatan Tangerang Abu Sopyan saat monitoring pelayanan di kantor Kecamatan Tangerang, Kamis (2/7/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Di tengah pandemi COVID-19, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang terus berupaya memaksimalkan pelayanan untuk warganya. Seperti pelayanan perekaman KTP elektronik. Pihak kecamatan membuka pelayanan kependudukan tersebut secara daring. 

Sekretaris Kecamatan Tangerang Abu Sopyan mengatakan pelayanan KTP-el dibuka Senin sampai Jumat dengan kuota per harinya hanya 20 pemohon. 

"Pelayanan dibuka secara online untuk mengurangi kerumunan. Jadi, pemohon nanti diinfokan lewat WA," ujarnya, Kamis (2/7/2020). 

Abu menjelaskan pelayanan secara online sangat memudahkan pemohon. Karena, kata dia, lebih transparan. Pemohon mengetahui informasi lebih detil tanpa perlu ke kantor kecamatan. 

"Nah, untuk perekaman KTP-el, kan, harus datang. Dan setiap harinya dibatasi hanya 20 kuota," katanya. 

Selain KTP-el, Abu mengatakan pihaknya juga menerima pelayanan kartu identitas anak (KIA), akta kelahiran, dan kartu keluarga (KK). 

"Mudah-mudahan di masa PSBB transisi ini pelayanan lebih banyak dimanfaatkan warga. Apalagi saat ini banyak yang butuh mengurus kependudukannya seperti ingin daftar sekolah maupun ikatan dinas," imbuhnya. 

Dia berharap Kecamatan Tangerang dapat memberikan pelayanan paripurna. "Pelayanan kami tetap menerapkan protokol kesehatan," pungkasnya. (RMI/RAC)

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

BANTEN
Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:44

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill