Connect With Us

Tubrukan dengan Kereta di Cipondoh, Pemotor Wanita Tewas

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 8 Juli 2020 | 19:11

Screenshot atau tangkapan layar seorang wanita tergeletak tak bernyawa setelah tertabrak kereta listrik (KRL), Kota Tangerang, Rabu (8/7/2020) sekitar pukul 17.00 WIB. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com–Peristiwa nahas menimpa seorang wanita di Kota Tangerang. Ia menghembuskan napas terakhirnya setelah tertabrak kereta listrik (KRL).

Peristiwa itu berlangsung di perlintasan rel KRL Tangerang-Jakarta, Gang H. Nadi, Cipondoh, Rabu (8/7/2020) sekitar pukul 17.00 WIB.

Screenshot atau tangkapan layar seorang wanita tergeletak tak bernyawa setelah tertabrak kereta listrik (KRL), Kota Tangerang, Rabu (8/7/2020) sekitar pukul 17.00 WIB.

Menurut Kashmir,  warga setempat, korban saat itu sedang melintas dengan menunggangi sepeda motor dari arah dalam Gang H. Nadi menuju Jalan Benteng Betawi.

Namun, sesampainya di pertengahan rel korban tertabrak kereta yang juga melintas dari arah Stasiun Tanah Tinggi menuju Stasiun Batuceper.

Screenshot atau tangkapan layar seorang wanita tergeletak tak bernyawa setelah tertabrak kereta listrik (KRL), Kota Tangerang, Rabu (8/7/2020) sekitar pukul 17.00 WIB.

"Korban naik motor sendirian. Katanya sudah diteriaki ada kereta, cuma enggak dengar. Akhirnya tertabrak," ujarnya kepada TangerangNews. 

Korban yang belum diketahui identitasnya ini langsung meninggal di tempat. Jenazahnya sudah dibawa ke rumah sakit. Polisi sedang melakukan olah TKP. 

"Piket laka (kecelakaan) sudah cek TKP (tempat kejadian perkara). Penangannya oleh piket Reskrim Polsek Cipondoh," tutur Kanit Laka Satlantas Polres Metro Tangerang Kota Ipda Heri. (RMI/RAC)

BANTEN
Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:42

Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill