Connect With Us

Innalillahi! Pohon Mangga di Batuceper Renggut Nyawa Dedi

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 8 Juli 2020 | 20:17

Petugas gabungan dari PLN, BPBD, hingga Kepolisian sedang mengevakuasi korban yang tersengat listrik, Kota Tangerang, Rabu (8/7/2020) sore. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Insiden kecelakaan yang menelan korban jiwa kembali terjadi di Kota Tangerang. Pria bernama Dedi meregang nyawa saat memetik buah mangga. Peristiwa nahas ini terjadi di kawasan Jalan Halim Perdana Kusuma, Batuceper pada Rabu (8/7/2020) sore. 

Wakil Kapolres Metro Tangerang Kota AKBP Yudhistira Midyahwan mengatakan korban yang berasal dari Sukaraja, Kabupaten Tangerang ini merupakan pemborong buah mangga. 

"Kami prihatin, pada hari ini di Polsek Batuceper ada kecelakaan seorang pemborong mangga sedang mengambil mangga di atas pohon dengan bambu," ujarnya. 

Menurutnya, saat itu korban sedang memetik buah mangga. Pemetikan dilakukan korban dengan bambu panjang. 

Lalu, bambu itu menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi. Sehingga, korban pun tersengat listrik kemudian meninggal. 

"Yang bersangkutan meninggal di atas pohon," jelasnya. 

Korban pun langsung dievakuasi petugas gabungan dari PLN, BPBD, hingga Kepolisian. Jenazahnya sudah dibawa ke RSUD Tangerang. 

Atas insiden ini, Yudhistira mengimbau kepada masyarakat untuk segera melapor ke pihak terkait jika melihat pohon berdekatan dengan tiang atau kabel listrik. 

"Sehingga bisa dirapikan," pungkasnya. (RMI/RAC)

KOTA TANGERANG
Warga Keroncong Tangerang Ditangkap Jual Puluhan Botol Ciu, Terancam 1 Tahun Penjara

Warga Keroncong Tangerang Ditangkap Jual Puluhan Botol Ciu, Terancam 1 Tahun Penjara

Selasa, 3 Februari 2026 | 22:23

Warga Kelurahan Keroncong, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang berinisial EP, 26, ditangkap polisi karena menjual minuman keras (miras) oplosan jenis ciu.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill