Connect With Us

PSBB Kota Tangerang Berakhir, Diperpanjang Lagi?

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 12 Juli 2020 | 12:24

Petugas menggelar operasi PSBB di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Minggu.(12/7/2020). (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Tangerang yang terus diperpanjang hingga jilid lima berakhir hari ini, Minggu (12/7/2020). Namun apakah pemerintah daerah setempat akan kembali memperpanjang PSBB?

Saat dikonfirmasi TangerangNews, Kabag Humas dan Protokol Pemerintah Kota Tangerang Buceu Gartina mengaku pihaknya masih berkoordinasi dengan Pemerinah Provinsi Banten kaitan PSBB.

“Iya hari ini selesai (PSBB). Video conference sama gubernur dulu nih,” ujarnya melalui pesan singkat.

Petugas menggelar operasi PSBB di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Minggu.(12/7/2020).

Untuk diketahui, saat ini dari 104 kelurahan di Kota Tangerang, 52 diantaranya masih memiliki kasus positif COVID-19 hingga Kamis (9/7/2020) kemarin.

Data yang dilansir dari situs resmi Kota Tangerang per 9 Juli, terdapat 78 kasus aktif dari 514 kasus positif COVID-19 terkonfirmasi. Untuk kasus tertinggi ada di kelurahan Pabuaran dengan jumlah 6 kasus. Sisanya, rata-rata ada 1-2 kasus. (RAZ/RAC)

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

TEKNO
Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:28

Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill