Connect With Us

Modus Beli, Rp2 Juta Raib dari Toko Makanan Beku di Ciledug

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 16 Juli 2020 | 08:13

Pelaku pencurian terekam CCTV di Toko Frozen Food di Jalan Sunan Gunung Jati, Panggilan Ciledug, Kota Tangerang, Selasa (15/7/2020) (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa pencurian terjadi di Toko Frozen Food yang berlokasi di Jalan Sunan Gunung Jati, Panggilan Ciledug, Kota Tangerang, Selasa (15/7/2020) sekitar pukul 15.15. WIB.

Korban mengatakan, dirinya ketika itu sedang menjaga toko. Kemudian datang dua pria menggunakan motor yang belakangan diketahui pelaku. Peristiwa itu sempat terekam CCTV.

Pelaku turun dari motor, tetapi tidak masuk ke dalam toko. Pelaku lalu bertanya kepada korban mengenai produk tertentu. Namun, korban menjawab bahwa  produk yg ditanya pelaku tidak tersedia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Modus Beli, Rp2 Juta Raib . . Peristiwa di Toko Frozen Food yang berlokasi di Jalan Sunan Gunung Jati, Panggilan Ciledug, Kota Tangerang, Selasa (15/7/2020) sekitar pukul 15.15. WIB jangan sampai berulang kepada kita semua. . . Korban pun menceritakan modus para pelaku. Dia mengatakan, dirinya ketika itu sedang menjaga toko. Kemudian datang dua pria menggunakan motor yang belakangan diketahui pelaku. . . Pelaku turun dari motor, tetapi tidak masuk ke dalam toko. Pelaku lalu bertanya kepada korban mengenai produk tertentu. Namun, korban menjawab bahwa produk yg ditanya pelaku tidak tersedia. . . Tetapi rupanya itu hanyalah modus. Korban lalu ditanya lagi produk lain oleh pelaku. Rupanya para pelaku hanya ingin mengalihkan mata korban. Saat pelaku dan korban sedang memperhatikan sebuah contoh produk. Pelaku lain masuk ke dalam toko. . . Meski korban sempat curiga, tetapi pelaku telah berhasil mengelabui korban yang sudah lengah. Pelaku yang berhasil masuk ke dalam toko pun akhirnya membawa hasil uang tunai Rp2 Juta. . . Meski demikian ponsel dan laptop korban tak berhasil dibawa komplotan penjahat tersebut.

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

Tetapi rupanya itu hanyalah modus. Korban lalu ditanya lagi produk lain oleh pelaku. Rupanya mereka hanya ingin mengalihkan mata korban.

Saat pelaku dan korban sedang memperhatikan sebuah contoh produk. Pelaku lain masuk ke dalam toko. 

Meski korban sempat curiga, tetapi pelaku telah berhasil mengelabui korban yang sudah lengah. Pelaku yang berhasil masuk ke dalam toko pun akhirnya membawa hasil uang tunai Rp2 Juta.

Meski demikian ponsel dan laptop korban tak berhasil dibawa komplotan penjahat tersebut.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

KAB. TANGERANG
Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:01

Petugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026

BANTEN
Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:30

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten bersama Bea Cukai Merak menggagalkan upaya peredaran 8.262.000 batang rokok ilegal bernilai miliaran rupiah di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Kamis 11 Juni 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill