Connect With Us

Pria Keterbelakangan Mental Dibacok di Karang Tengah, Tangan Nyaris Putus

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 29 Juli 2020 | 13:48

Warga saat mengevakuasi korban pembacokan yang terjadi di depan minimarket, Jalan Sunan Giri, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. (TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Tangan kanan pria berinisial A yang mengalami retardasi atau keterbelakangan mental hampir putus akibat dibacok oknum anggota organisasi masyarakat (ormas). 

Insiden pembacokan itu terjadi di depan minimarket, Jalan Sunan Giri, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, pada Selasa (28/7/2020) malam.

"Jam 9 malam, ada kelompok ormas lewat dan si A ini salah ucap, terus langsung dibacokin," ujar saksi mata, RN, Rabu (29/7/2020).

Korban kesehariannya berada di minimarket tersebut untuk bermain atau nongkrong. Korban juga memiliki keterbelakangan mental.

RN menyebut pembacokan diduga dipicu karena salah ucap ketika kelompok ormas tersebut lewat. 

"Memang anaknya kurang (gangguan kejiwaan). Lagi juga ormasnya arogan kenapa langsung main bacok," ujarnya.

Saat kejadian berlangsung masyarakat sekitar tak dapat berbuat banyak. Terlebih, pelaku yang diketahui sebagai oknum ormas memegang senjata tajam. "Mana ada yang berani," kata RN. 

Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka bacok. Tangan kanannya nyaris putus dan wajahnya luka-luka.

Kini korban telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan medis.

"Pelakunya kabur saat korban dibawa sama warga ke rumah sakit dengan keadaan berlumur darah," pungkas RN.

Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkain peristiaa pembacokan tersebut.(RAZ/HRU)

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

NASIONAL
PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

Kamis, 24 September 2026 | 19:55

PLN Group menjalin lima kolaborasi strategis dengan estimasi nilai mencapai Rp3,3 triliun dalam gelaran Electricity Connect 2026 di ICE BSD City, Selasa 22 September 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill