Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com–Tangan kanan pria berinisial A yang mengalami retardasi atau keterbelakangan mental hampir putus akibat dibacok oknum anggota organisasi masyarakat (ormas).
Insiden pembacokan itu terjadi di depan minimarket, Jalan Sunan Giri, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, pada Selasa (28/7/2020) malam.
"Jam 9 malam, ada kelompok ormas lewat dan si A ini salah ucap, terus langsung dibacokin," ujar saksi mata, RN, Rabu (29/7/2020).
Korban kesehariannya berada di minimarket tersebut untuk bermain atau nongkrong. Korban juga memiliki keterbelakangan mental.
RN menyebut pembacokan diduga dipicu karena salah ucap ketika kelompok ormas tersebut lewat.
"Memang anaknya kurang (gangguan kejiwaan). Lagi juga ormasnya arogan kenapa langsung main bacok," ujarnya.
Saat kejadian berlangsung masyarakat sekitar tak dapat berbuat banyak. Terlebih, pelaku yang diketahui sebagai oknum ormas memegang senjata tajam. "Mana ada yang berani," kata RN.
Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka bacok. Tangan kanannya nyaris putus dan wajahnya luka-luka.
Kini korban telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan medis.
"Pelakunya kabur saat korban dibawa sama warga ke rumah sakit dengan keadaan berlumur darah," pungkas RN.
Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkain peristiaa pembacokan tersebut.(RAZ/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGKericuhan mewarnai eksekusi bangunan liar (bangli) yang berdiri di lahan milik PT. Gradya Murni Utama, perusahaan pengembang properti di Desa Jeungjing, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, pada Kamis 25 Juni 2026.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews