Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com–Alumni Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akademi TNI dan Akademi Kepolisian) angkatan tahun 1989 menyulap lahan seluas 11 hektar di bantaran sungai Cisadane di Banksasuci, Cibodas, Kota Tangerang menjadi kawasan ketahanan pangan, Sabtu (1/8/2020).
Pemanfaatan lahan tidur tersebut sebagai bentuk kepedulian Akabri 89 dalam membantu perekonomian masyarakat untuk menghadapi adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi COVID-19.

Gerakan yang diinisiasi Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto bersama alumni Akabri 89 dan komunitas Banksasuci ini dilakukan dengan cara menanam bibit pohon, menebar benih ikan, dan budidaya perkebunan.
"Kami berusaha memanfaatkan lokasi-lokasi yang bisa digunakan untuk ketahanan pangan untuk memberikan lapangan kerja kepada masyarakat," ujar Komjen Agus.
Sementara Ketua Altar 89 Mayjen TNI Rudianto menuturkan pihaknya membantu biaya operasional lahan dan alat pertanian kepada Banksasuci yang turut membantu melestarikan lingkungan dengan menjaga alam, khususnya sungai Cisadane dari sampah.
"Kami berikan bantuan alat pertanian berupa empat unit traktor, empat mesin pemotong rumput, 10 cangkul, 10 garpu, dan satu pompa air alkon," katanya.
Dia berharap aktivitas perkebunan di kawasan ketahanan pangan tersebut dapat menjadi pelopor dalam menunjang perekonomian masyarakat di tengah pandemi COVID-19.
"Ini bagian dari kami untuk mendukung program pemerintah dalam dangka Indonesia tumbuh, berdaya, bekerja dengan memanfaatkan lahan kosong," pungkasnya.(RMI/HRU)
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGAktris sekaligus produser Prilly Latuconsina secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab sejak 2019.
Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews