Belum Ada Temuan Kasus Superflu di Kota Tangerang, Ini Bedanya dengan Flu Biasa
Selasa, 13 Januari 2026 | 11:18
Hingga pertengahan Januari 2026 belum ditemukan kasus virus superflu di wilayah Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com–Para guru PAUD, SD dan SMP maupun pendidikan non formal di Kota Tangerang dituntut untuk berinovasi dengan menciptakan video pembelajaran baru.
Upaya ini digencarkan Dinas Pendidikan Kota Tangerang untuk menunjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui metode daring.
Sebab pembelajaran tatap muka secara langsung masih belum dipertimbangkan lantaran kasus COVID-19 di Kota Tangerang kian melonjak.
Gencarnya upaya tersebut diimplementasikan dalam kegiatan Training of Trainers (TOT) bertema sistem pembelajaran berbasis online, yang digelar di sejumlah koordinator wilayah pendidikan Kota Tangerang selama tiga hari atau mulai 4-6 Agustus 2020.
"Dengan adanya pandemi COVID-19, memaksa guru untuk berinovasi dalam bidang teknologi komunikasi, seperti google classroom, zoom, dan aplikasi komunikasi dengan audience yang banyak," ujar Jamaluddin, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Selasa (4/8/2020).

Meskipun 750 video pembelajaran telah diluncurkan hingga meraih rekor muri, Dinas Pendidikan tetap gencar mendorong guru untuk kreatif. Dia menyebut guru-guru yang hadir lebih muda, diharapkan lebih semangat dan inovatif.
"Guru-guru diharapkan dapat membuat video pembelajaran, baik yang animasi maupun yang biasa," katanya.
Pengawas Korwil Larangan Munapis menambahkan untuk di wilayahnya para guru kian semangat mengikuti pelatihan teknis sistem pembelajaran berbasis online tersebut.
"Sehingga pembelajaran jarak jauh ini bisa semakin efektif," pungkasnya. (RAZ/RAC)
TODAY TAGHingga pertengahan Januari 2026 belum ditemukan kasus virus superflu di wilayah Kota Tangerang.
Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.
Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews