Connect With Us

Guru Kota Tangerang Dituntut Inovasi Ciptakan Video Pembelajaran Baru

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 4 Agustus 2020 | 15:21

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin saat memberikan motivasi kepada para guru dalam pelatihan teknis pembelajaran daring., Kota Tangerang, Selasa (4/8/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Para guru PAUD, SD dan SMP maupun pendidikan non formal di Kota Tangerang dituntut untuk berinovasi dengan menciptakan video pembelajaran baru.

Upaya ini digencarkan Dinas Pendidikan Kota Tangerang untuk menunjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui metode daring. 

Sebab pembelajaran tatap muka secara langsung masih belum dipertimbangkan lantaran kasus COVID-19 di Kota Tangerang kian melonjak. 

Gencarnya upaya tersebut diimplementasikan dalam kegiatan Training of Trainers (TOT) bertema sistem pembelajaran berbasis online, yang digelar di sejumlah koordinator wilayah pendidikan Kota Tangerang selama tiga hari atau mulai 4-6 Agustus 2020.

"Dengan adanya pandemi COVID-19, memaksa guru untuk berinovasi dalam bidang teknologi komunikasi, seperti google classroom, zoom, dan aplikasi komunikasi dengan audience yang banyak," ujar Jamaluddin, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Selasa (4/8/2020). 

Suasana dalam ruangan para guru sedang di arahkan oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin terkait pendidikan non formal, Kota Tangerang, Selasa (4/8/2020).

 

Meskipun 750 video pembelajaran telah diluncurkan hingga meraih rekor muri, Dinas Pendidikan tetap gencar mendorong guru untuk kreatif. Dia menyebut guru-guru yang hadir lebih muda, diharapkan lebih semangat dan inovatif. 

"Guru-guru diharapkan dapat membuat video pembelajaran, baik yang animasi maupun yang biasa," katanya. 

Pengawas Korwil Larangan Munapis menambahkan untuk di wilayahnya para guru kian semangat mengikuti pelatihan teknis sistem pembelajaran berbasis online tersebut.

"Sehingga pembelajaran jarak jauh ini bisa semakin efektif," pungkasnya. (RAZ/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

NASIONAL
Sudah Elektronik tapi Masih Perlu Fotokopi e-KTP saat Urus Administrasi Pelayanan Publik, Ini Alasannya

Sudah Elektronik tapi Masih Perlu Fotokopi e-KTP saat Urus Administrasi Pelayanan Publik, Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026 | 10:20

Praktik fotokopi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) hingga kini masih banyak ditemukan dalam berbagai urusan administrasi. Padahal, pemerintah menilai penggunaan fotokopi identitas tersebut sudah tidak lagi relevan di era digital.

TANGSEL
Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:24

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menaikkan anggaran perbaikan rumah tidak layak huni pada tahun 2026 dari sebelumnya Rp71 juta menjadi Rp75 juta per unitnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill