Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com–Lembaga Advokasi Artis Indonesia (LAAI) genap berusia dua tahun pada 8 Agustus 2020.
Pada momentum hari jadi ini, LAAI fokus membenahi diri agar semakin kompeten dalam menjalankan perannya sebagai pembela atau pelindung artis.
Perayaan hari ulang tahun (HUT) LAAI ke-2 diselenggarakan di Istana Nelayan Resto, Pinang, Kota Tangerang.
Hadir dalam perayaan ini Presiden LAAI Dedi Sudarajat, Wakil Presiden LAAI Bramanti, pendiri LAAI Imas Hilatunnisa serta Duta LAAI Ato Angkasa.

“Alhamdulillah walaupun di tengah COVID-19, perayaan hari jadi LAAI ke-2 ini berjalan dengan penuh hikmat kesederhanaan dan kekeluargaan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," ujar Dedi.
Di usia yang masih belia ini, pihaknya akan berfokus melakukan pembenahan di dalam tubuh LAAI. Salah satunya agar ke depan semakin kompeten dalam menjalankan perannya sebagai advokad, untuk membela dan melindungi para artis serta pekerja seni lainnya jika terbentur persoalan hukum.

Lembaga hukum untuk artis ini berdiri berkat motivasi dari Imas Hilatunissa yang saat ini menjabat sebagai founder LAAI. Saat itu, Imas yang mengaku telah mendapat tawaran berlaga di sebuah film layar lebar.
Dari sana, tercetus niat untuk mendirikan sebuah lembaga yang dapat melindungi atau sebagai payung hukum untuk para pekerja seni di Indonesia.
Hingga akhirnya niatan tersebut tercapai setelah berkonsultasi dengan Dedi dan pada 8 Agustus 2018 LAAI telah dideklarasikan keberadaannya di Indonesia
"Semoga LAAI menjadi lembaga terdepan dalam membela artis," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGMemasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.
Akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews