Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Mitra driver mengeluhkan sistem verifikasi muka (vermuk) Gojek. Pasalnya, sistem ini dinilai rumit, terutama bagi pengemudi gojek yang gagap teknologi.
Menurut Indrawan, mitra Gojek asal Perumnas, Kota Tangerang, sistem vermuk sangat mengganggu pengemudi. Sebab, tak seluruh ponsel pengemudi mendukung untuk memotret wajah.
"Driver juga, kan, cukup banyak yang usianya agak senior (tua). Mereka mengeluh karena ribet. Ada yang karena gaptek juga," ujarnya kepada TangerangNews, Kamis (27/8/2020).
Meskipun diklaim ampuh dalam mengamankan akun pengemudi, mereka berharap agar Gojek tidak menerapkan sistem vermuk ini.
"Selain pakai vermuk, solusinya bisa cukup pakai email dan password jika bicara pengamanan akun," katanya.
Indrawan menambahkan pengemudi juga mengeluhkan sepinya orderan penumpang di tengah pandemi COVID-19 ini. "Driver juga sektor yang paling terdampak COVID-19. Jadi, lebih baik Gojek tidak menyulitkan mitranya," pungkasnya.(RAZ/HRU)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGBek Timnas Indonesia Elkan Baggott mengaku sangat bangga setelah ikut mengantarkan skuad Garuda meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews