Connect With Us

Zona Merah, Ini Jumlah Kasus COVID-19 di Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 2 September 2020 | 15:53

Ilustrasi COVID-19. (@TangerangNews2020 / Istimewa)

 

TANGERANEWS.com-Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menyampaikan wilayah Kota Tangerang mengalami kenaikan risiko penularan dari zona oranye menjadi zona merah.

Berdasarkan situs https://covid19.tangerangkota.go.id/ yang diakses pada Rabu (2/9/2020), kasus COVID-19 di Kota Tangerang cukup tinggi.

Pada pukul 10.00 WIB ini, disebutkan kasus konfirmasi total ada 882 penderita dengan kenaikan 3 penderita.

Sedangkan kasus suspek dirawat berjumlah 533 penderita dengan kenaikan 37 penderita. Kasus konfirmasi dirawat berjumlah 146 dengan kenaikan 5 penderita.

Adapun konfirmasi sembuh 686 orang dengan kenaikan 11 orang. Sementara kasus meninggal akibat COVID-19 berjumlah 50 orang dengan kenaikan 1 orang.

Kasus-kasus paparan COVID-19 tersebut tersebar di seluruh wilayah Kota Tangerang. Adapun wilayah di Kelurahan Sukajadi, Karawaci, dan Kedaung Baru, masing-masing hanya ada satu kasus konfirmasi COVID-19.

Sebelumnya, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan Kota Tangerang sebagai penyangga Ibukota DKI Jakarta mengalami peningkatan status penyebran COVID-19 dari zona oranye menjadi zona merah.

"Dari Banten adalah Tangerang dan Kota Tangerang," katanya dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (1/9/2020).(RAZ/HRU)

HIBURAN
Yamaha Fazzio Sunset Blue Bisa Didapat Gratis, Begini Cara Ikutan Giveaway-nya

Yamaha Fazzio Sunset Blue Bisa Didapat Gratis, Begini Cara Ikutan Giveaway-nya

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 19:30

Yamaha Indonesia menggelar giveaway berhadiah satu unit Yamaha Fazzio Special Edition Sunset Blue dalam rangka menyambut momen kembali ke sekolah.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill