Connect With Us

Kota Tangerang Kembali Zona Merah COVID-19, Begini Kondisi di RS Swasta

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 2 September 2020 | 17:09

Rumah Sakit Mulya. (TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Status pandemi COVID-19 Kota Tangerang kembali bergeser dari oranye menjadi merah. Hal ini setelah kembali terjadi lonjakan warga yang positif terjangkit virus mematikan tersebut.

Namun meski terjadi peningkatan kasus, kondisi di rumah sakit swasta yang menjadi rujukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terpantau masih relatif sepi pasien terpapar Corona.

Seperti pantauan TangerangNews di RS Mulya, Pinang, Kota Tangerang. Dari 15 tempat tidur di ruang khusus pasien COVID-19, hanya terisi sekitar 22 persen.

"Sampai saat ini, paling banyak sekali diisi 5 pasien. Bahkan rata-rata 4 pasien atau hanya 22 persen saja,” ungkap Kepala Divisi Kadiv Humas dan Marketing RS Mulya Ade Suhendi kepada TangerangNews, Rabu (2/9/2020).

Ade menambahkan, pasien yang dirawat di rumah sakit yang ditunjuk Pemkot Tangerang dengan Surat Keputusan Walikota Tangerang Nomor : 445/kep. 320-Dinkes/2020, masih didominasi pasien umum.

Bahkan, kata dia, terjadi juga penurunan jumlah pasien rawat inap umum. Sebelum pandemi COVID-19, setiap hari RS ini melayani sekitar 60 pasien rawat inap umum.

Diberitakan sebelumnya, berdasarkan pantauan disitus https://covid19.tangerangkota.go.id/ yang diakses pada Rabu (2/9/2020), kasus COVID-19 di Kota Tangerang kembali meningkat. Jumlah kasus terkonfirmasi sebanyak 882 orang. Terjadi kenaikan 7 kasus dari hari sebelumnya. 

Dari jumlah tersebut, 686 dinyatakan sembuh, 50 orang meninggal dunia, dan 146 masih dirawat. Sementara, kasus suspek yang dirawat sebanyak 533, atau terjadi kenaikan sebanyak 37 dari hari sebelumnya.(RMI/HRU)

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill