Connect With Us

Limbah Medis Berserakan di Sungai Cisadane Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 7 September 2020 | 14:28

Petugas dan relawan saat mengangkut limbah di Sungai Cisadane Kota Tangerang. (TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Aktivis dari Yayasan Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci) menemukan sejumlah limbah medis dalam patroli rutin di Sungai Cisadane Kota Tangerang.

Pendiri Yayasan Banksasuci Ade Yunus mengatakan sampah-sampah medis yang ditemukan tersebut dapat mencemari kualitas Sungai Cisadane. 

"Kemarin kami gelar patroli gabungan. Kami menemukan sarung tangan Latex, botol infusan, selang infusan," ujarnya kepada TangerangNews, Senin (7/9/2020). 

Kuantitas penemuan limbah medis kali ini cenderung menurun dibandingkan beberapa waktu lalu. Meskipun begitu, ditemukannya limbah medis ini sebagai bentuk masih tidak disiplinnya pihak rumah sakit dalam membuang sampah medis. 

"Enggak terlalu banyak dibanding awal-awal," katanya. 

Ade Yunus menuturkan penemuan limbah medis tersebut diserahkan ke tim penelitian untuk uji laboratorium. Pasalnya, terdapat dugaan sampah ini bekas limbah penanganan COVID-19. 

"Ya, diuji lab sama pihak berwenang. Yang pasti di musim pandemi COVID-19 gini, teman-teman relawan sangat khawatir dan lebih berhati-hati dengan selalu memakai sarung tangan, dan langsung membersihkan diri setelah patroli," jelasnya.(RAZ/HRU)

TEKNO
Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Senin, 12 Januari 2026 | 11:20

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Senin, 12 Januari 2026 | 20:30

Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill