Connect With Us

Muskot PMI Kota Tangerang Dituntut Transparan

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 9 September 2020 | 09:31

| Dibaca : 884

Kepala Markas PMI Kota Tangerang periode 2010-2015 Yudi Iskandar. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Muswarah Kota (Muskot) PMI Kota Tangerang tidak lama lagi akan digelar. Rencananya kegiatan yang salah satu agendanya pemilihan ketua PMI itu akan diadakan di Serang.

Sejumlah harapan mulai disampaikan oleh mereka yang pernah berkecimpung di organisasi kemanusiaan itu. 

Utamanya terkait transparansi, manajemen organisasi, hingga soal penyelenggaraan rencana muskot. Hak itu menjadi perhatian serius.

Sorotan itu datang salah satunya dari Kepala Markas PMI Kota Tangerang periode 2010-2015 Yudi Iskandar.

Menurut Yudi, sebagai sebuah organisasi besar, sudah seharusnya bentuk transparansi dijalankan di tubuh PMI.

"Palang merah itu organisasi internasional, jadi jangan dikelola oleh kelompok tertentu saja. Untuk itu transparansi tentu saja harus ditegakkan," ucapnya, Rabu (9/9/2020).

Siapapun berhak mendapat kesempatan untuk berpartisipasi mengelola PMI Kota Tangerang. "Makanya jangan cuma untuk kepentingan pihak tertentu saja," ucapnya.

Dia merasa masih ada tanda tanya dalam penyelenggaraan muskot. Pasalnya, agenda tersebut dianggap masih belum terbuka, seperti tahapan pemilihan ketua sehingga terkesan digelar mendadak.

Yudi mengatakan sudah selayaknya Muskot PMI tahun ini beragendakan mengembalikan khitah PMI yang sejati.

Perbaikan struktur kepengurusan dan terobosan program perlu dilakukan guna mengakomodir seluruh harapan anggota.

Apalagi banyak suara dari relawan ditingkat ranting yang tak mendapatkan perhatian begitu besar dari pengurus tingkat kota. Akibatnya, relawan yang merupakan garda terdepan menjadi terbaikan.

"Harapan Muskot ini adalah pembenahan secara menyeluruh. Namun bila muskot yang jadi agenda besar sudak tak transparan dan masuknya kepentingan lain di luar, maka khitah PMI diyakini tak akan berjalan lancar," ujarnya.

Oleh karena itu, Yudi mendesak kepada semua pihak agak tak mencampuri program PMI dengan urusan lainnya di luar dari visi misi PMI itu sendiri, apalagi menjadikan PMI sekadar sebagai proyek terima kasih dari kepentingan sepihak.

"Informasi di luar mengenai PMI berkembang cepat. Kami sebagai orang yang cinta dengan PMI ingin agar kedepannya lahir kepemimpinan baru yang dapat mengakomodir harapan semua pihak, melalui sinergisitas dengan pemerintah dalam memberikan pelayanan," ujarnya.(RAZ/HRU)

TOKOH
Wulan Guritno & Nugie Terpesona dengan TOD BSD City Tangerang

Wulan Guritno & Nugie Terpesona dengan TOD BSD City Tangerang

Selasa, 6 Oktober 2020 | 10:55

TANGERANGNEWS.com-Kawasan transit oriented development (TOD) Intermoda

MANCANEGARA
Wanita Ini Raup Penghasilan Rp248 Juta dari Jual ASI

Wanita Ini Raup Penghasilan Rp248 Juta dari Jual ASI

Senin, 19 Oktober 2020 | 09:42

TANGERANGNEWS.com-Seorang wanita asal Florida, Amerika Serikat, sukses

"Putuskan Hubungan pada orang palsu untuk alasan yang benar. Bukan memutuskan orang benar dengan alasan Palsu."

Rather Aadil