Connect With Us

Pemkot Minta 2 BUMD Disuntik Modal Saat Defisit, Ini Kata DPRD

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 10 September 2020 | 19:36

Para anggota DPRD Kota Tangerang saat rapat paripurna di ruang rapat paripurna DPRD Kota Tangerang, Kamis (10/9/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang meminta dua badan usaha milik daerah (BUMD) mendapat penyertaan modal meski di tengah defisit anggaran akibat dampak pandemi COVID-19.

DPRD Kota Tangerang pun sedang mengkaji rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang penyertaan modal untuk PDAM Tirta Benteng dan PT. TNG tersebut.

“Kaitan Raperda ini masih proses pembahasan dan kajian oleh tim pansus (panitia khusus) melibatkan OPD (organisasi perangkat daerah) terkait,” ujar Edi Suhendi, Ketua Bapemperda DPRD Kota Tangerang kepada TangerangNews, Kamis (10/9/2020).

Edi mengatakan tim pansus untuk sementara setuju dengan Raperda penyertaan modal bagi BUMD ini.

“Sementara setuju,” katanya.

Menurutnya, penyertaan modal ini tidak mengganggu defisit anggaran. Sebab, jenis penambahan modalnya bukan berupa uang tunai, melainkan berupa barang.

Dalam penambahan modal berupa barang ini, PT. TNG akan mendapatkan tambahan berupa 20 unit bus sedang dan 80 unit bus kecil.

Puluhan unit bus tersebut telah dibeli Pemerintah Kota Tangerang pada tahun 2015 dan 2019.

“Setelah dikaji nilai harga taksirannya total sebesar Rp27 miliar 375 juta,” ungkapnya.

Sementara untuk penambahan modal bagi PDAM berupa barang, yaitu jaringan perpipaan retikulasi air minum dan sambungan rumah yang sudah dibangun sejak tahun 2015, 2016, 2018 dan 2019.

Koalisi partai PKS.

“Dengan nilai Rp40 miliar 104 juta,” jelasnya.

Edi menambahkan saat ini tim pansus sedang membahas audit terkait kondisi barang yang akan diserahkan ke PDAM dan PT. TNG terkait besaran nilai harga dan kondisi fisik barang.

Bersamaan dengan itu, tim pansus juga sedang mengkaji terkait kemampuan BUMD dalam menerima tambahan modal misalnya berupa analisa investasi dan perencanaan bisnisnya.

“Juga mengevaluasi kinerja BUMD sebelum diberikan penambahan modal,” pungkasnya.

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah dalam rapat paripurna hari ini berharap pemberian modal untuk dua BUMD ini dapat menghasilkan profit untuk Pemerintah Kota Tangerang.

"Saya berharap dengan adanya Raperda soal pemberian modal terhadap kedua BUMD yang ada di Kota Tangerang, dapat berfungsi sebagai salah satu penyumbang bagi penerimaan daerah. Tujuannya agar BUMD dapat berkontribusi pada perkembangan ekonomi daerah Kota Tangerang," katanya. (RMI/RAC)

BISNIS
Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:31

International Media Support (IMS) dari Denmark bersama Suara.com menggelar Local Media Summit (LMS) 2026 di Manhattan Hotel Jakarta, 22-23 Oktober 2026.

TANGSEL
Banyak Warga Belum Tersosialisasi, Penutupan Jembatan Merpati Raya Ciputat untuk Rekonstruksi Ditunda

Banyak Warga Belum Tersosialisasi, Penutupan Jembatan Merpati Raya Ciputat untuk Rekonstruksi Ditunda

Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:47

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) menunda rekonstruksi Jembatan Merpati Raya di Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, hingga waktu yang belum ditentukan.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill