Connect With Us

Dituding Cemari Lingkungan, Ini Tanggapan PT Calindo di Periuk

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 11 September 2020 | 16:52

| Dibaca : 1178

Para anggota DPRD bersama warga dan manajemen PT Calindo Damai Sejahtera Abadi saat berdiskusi tentang limbah pabrik yang dituding mencemari lingkungan, Jumat (11/9/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–PT Calindo Damai Sejahtera Abadi di kawasan Gembor, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang memberikan tanggapan setelah pabriknya disidak warga dan Komisi IV DPRD Kota Tangerang karena dituding telah mencemari lingkungan. 

Manager HRD PT Calindo Damai Sejahtera Abadi, Supriyadi Wahyudin menyatakan pihaknya menunggu hasil uji laboratorium Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang soal tudingan perusahaannya mencemari lingkungan.

"Ya, artinya kalau kita lihat di saluran air, kita enggak bisa menjudge (menuding) bahwa itu dari PT. Calindo semuanya atau enggak. Tapi paling tidak dengan adanya pengambilan sampel dan ini memang sudah beberapa kali dilakukan sama Dinas Lingkungan Hidup (DLH)," ujarnya, Jumat (11/9/2020). 

Supriyadi mengeklaim perseroannya tidak langsung membuang limbah tanpa diolah terlebih dahulu. "Jadi, yang dibuang saluran air memang ada proses produksi yang memang tidak terkait dengan limbah secara langsung," katanya. 

Supriyadi menuturkan langkah perusahaannya saat ini juga menunggu hasil uji laboratorium dari DLH Kota Tangerang atas sampel limbah yang telah diambil. 

Baca Juga :

"Kalau memang benar indikasinya dari sini (PT Calindo), nanti bagaimana langkah-langkahnya, apa yang harus dilakukan, kita tunggu informasi dari DLH. Jadi, biar nanti (DLH saja). Kita enggak sekadar menebak atau salah persepsi," jelasnya. 

Dia juga mengaku perusahaannya siap menerima sanksi yang berlaku jika limbah yang dihasilkannya terbukti mencemari lingkungan warga. 

"Kalau harus disanksi ya itu kan konsekuensi perusahaan," pungkasnya. 

Sebelumnya, Ketua RT setempat, Haerudin mengatakan, lingkungan warga tercemar karena limbah pabrik yang diduga berasal dari PT Calindo Damai Sejahtera Abadi. 

Dampak pencemaran lingkungan akibat limbah, kata dia, selain kerap mencium aroma tak sedap warga juga mengalami gatal-gatal.

"Memang sudah lama pembuangan pabrik seperti ini karena kita dataran lebih rendah selalu meluap. Warga kebauan, gatal, dan kita minta ke depannya pembuangan limbah jangan seperti ini," katanya. (RMI/RAC)

KOTA TANGERANG
Pingin Bayar Kontrakan, Pria Karawaci Tangerang Curi Aksesoris Mobil di Karang Tengah

Pingin Bayar Kontrakan, Pria Karawaci Tangerang Curi Aksesoris Mobil di Karang Tengah

Jumat, 16 April 2021 | 21:01

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria berinisial Miraz nekat mencuri aksesoris mobil

AYO! TANGERANG CERDAS
Buka Kantor Baru, Traveloka Diharapkan Bantu Pulihkan Sektor Pariwisata saat Pandemi

Buka Kantor Baru, Traveloka Diharapkan Bantu Pulihkan Sektor Pariwisata saat Pandemi

Senin, 22 Maret 2021 | 10:39

TANGERANGNEWS.com-Traveloka yang telah membuka kantor pusat baru

BANTEN
OMG! Kecewa dengan Pemerintah, Warga Banten Patungan Bikin Jembatan Sendiri 

OMG! Kecewa dengan Pemerintah, Warga Banten Patungan Bikin Jembatan Sendiri 

Jumat, 16 April 2021 | 16:36

TANGERANGNEWS.com-Demi menyambungkan Kembali antara bagian utara

MANCANEGARA
Angka Kelahiran di Korea Selatan Terparah Didunia, Gawat Oppa Bagaimana Ini? 

Angka Kelahiran di Korea Selatan Terparah Didunia, Gawat Oppa Bagaimana Ini? 

Jumat, 16 April 2021 | 10:18

TANGERANGNEWS.com-Korea Selatan diumumkan oleh Dana Populasi Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Rabu (14/5/2021) menempati peringkat terakhir selama dua tahun berturut-turut tingkat kesuburan

""Jangan tertipu oleh orang yang membaca Al Quran. Tapi lihatlah kepada mereka orang yang perilakunya senantiasa sesuai dengan Al Quran.""

Umar bin Khattab