Connect With Us

Sampah Genangi Sungai Cisadane Tangerang Bikin Warga Geram

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 14 September 2020 | 14:57

Petugas dari Pemerintah Kota Tangerang sedang membersihkan Sampah-sampah yang menggenangi Sungai Cisadane di Jalan Kali Pasir, Kota Tangerang pada Senin (14/9/2020) siang ini. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Tumpukan menggenangi Sungai Cisadane di Jalan Kali Pasir, Kota Tangerang pada Senin (14/9/2020) siang ini. Banyaknya sampah ini membuat warga setempat geram. 

Sampah jenis limbah rumahan hingga ranting-ranting pohon itu kini sedang diangkut petugas kebersihan dari Pemerintah Kota Tangerang. 

Berdasarkan pantauan TangerangNews, petugas cukup kewalahan mengangkut sampah jenis ranting pohon. Mereka harus bersusah payah mengevakuasi sampah ranting ini ke pinggir sungai.

Samsul Anwar, warga Kalipasir Kota Tangerang, mengaku geram melihat kondisi Sungai Cisadane Tangerang siang ini digenangi banyaknya sampah. 

"Biasanya ada saja sih sampah, tapi siang ini banyak. Bikin kesal warga sih kondisi ini," ujarnya.

Menurutnya, banyaknya sampah ini akibat kurangnya kesadaran masyarakat. Masih cukup banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan ke Sungai Cisadane.  "Warga sini juga masih ada yang buang sampah ke sungai," katanya.

Dia menyebut para warga yang telah sadar peduli lingkungan telah berupaya mengimbau warga yang membuang sampah sembarangan agar Sungai Cisadane tidak tercemar. 

"Apalagi kasihan juga kalau banyak sampah gini petugas membersihkannya ribet," pungkasnya. (RAZ/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Sampah Genangi Sungai Cisadane Tangerang Bikin Warga Geram TANGERANGNEWS.com–Tumpukan menggenangi Sungai Cisadane di Jalan Kali Pasir, Kota Tangerang pada Senin (14/9/2020) siang ini. Banyaknya sampah ini membuat warga setempat geram. Sampah jenis limbah rumahan hingga ranting-ranting pohon itu kini sedang diangkut petugas kebersihan dari Pemerintah Kota Tangerang. Berdasarkan pantauan TangerangNews, petugas cukup kewalahan mengangkut sampah jenis ranting pohon. Mereka harus bersusah payah mengevakuasi sampah ranting ini ke pinggir sungai. Samsul Anwar, warga Kalipasir Kota Tangerang, mengaku geram melihat kondisi Sungai Cisadane Tangerang siang ini digenangi banyaknya sampah. "Biasanya ada saja sih sampah, tapi siang ini banyak. Bikin kesal warga sih kondisi ini," ujarnya. Menurutnya, banyaknya sampah ini akibat kurangnya kesadaran masyarakat. Masih cukup banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan ke Sungai Cisadane. "Warga sini juga masih ada yang buang sampah ke sungai," katanya. Dia menyebut para warga yang telah sadar peduli lingkungan telah berupaya mengimbau warga yang membuang sampah sembarangan agar Sungai Cisadane tidak tercemar. "Apalagi kasihan juga kalau banyak sampah gini petugas membersihkannya ribet," pungkasnya.

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill