Connect With Us

Warga Terjaring Operasi Yustisi di Jatiuwung Cuma Didata

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 17 September 2020 | 12:37

| Dibaca : 515

Aparat gabungan menggelar operasi yustisi di sejumlah wilayah Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Aparat gabungan menggelar operasi yustisi di sejumlah wilayah Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, untuk pengawasan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan COVID-19.

Dalam razia yang digelar pada Rabu (16/9/2020) malam ini, petugas berhasil menjaring tujuh warga yang melanggar protokol kesehatan. 

Wakil Kapolsek Jatiuwung AKP Rosyid Sugimun mengatakan warga yang terjaring operasi yustisi ini tidak mengenakan masker. 

"Kami juga mendisiplinkan masyarakat yang masih berkumpul di luar rumah dan tidak memakai masker," ujarnya, Kamis (17/9/2020).

Menurutnya, para pelanggar protokol kesehatan COVID-19 yang terjaring operasi yustisi ini dilakukan pendataan. Lalu, datanya diserahkan ke pemerintah daerah melalui Kecamatan Periuk. 

"Kalau operasi yustisi ini kami mendata dan mencatat pelanggar," katanya. 

Dia menambahkan jika warga yang telah terdata tetapi ditemukan kembali melanggar protokol kesehatan COVID-19 petugas akan memberikan sanksi lanjutan. 

"Jadi, kalau kena razia lagi kami berikan sanksi diatasnya yakni tindakan fisik dan denda sesuai Perwal Kota Tangerang," pungkasnya. (RAZ/RAC)

BANDARA
Tersangka Pelecehan & Pemerasan Perempuan di Bandara Soetta Ditangkap

Tersangka Pelecehan & Pemerasan Perempuan di Bandara Soetta Ditangkap

Jumat, 25 September 2020 | 16:42

TANGERANGNEWS.com–Kepolisian berhasil meringkus tenaga medis berinisial

KAB. TANGERANG
Dampak COVID-19, Bapenda & PLN Bebaskan PPJ Bagi Pengguna Listrik Bersubsidi di Tangerang

Dampak COVID-19, Bapenda & PLN Bebaskan PPJ Bagi Pengguna Listrik Bersubsidi di Tangerang

Jumat, 25 September 2020 | 12:53

TANGERANGNEWS.com-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten

NASIONAL
Ekonom UI: RUU Ciptaker Instrumen Penarik Investasi Berorientasi Ekspor

Ekonom UI: RUU Ciptaker Instrumen Penarik Investasi Berorientasi Ekspor

Selasa, 22 September 2020 | 19:54

TANGERANGNEWS.com-Ekonom Universitas Indonesia Berly Martawardaya menilai ekspor manufaktur Indonesia termasuk terendah di Asia. Karena itu diperlukan kebijakan yang bisa menarik investasi yang berorientasi ekspo

"Kerja sama terjadi bukan karena tak ada konflik, tetapi sebagai sarana untuk mengelola konflik."

Qoute