Connect With Us

UMT Kukuhkan Ribuan Mahasiswa Baru

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 26 September 2020 | 14:18

Rektor UMT Ahmad Amarullah saat memberikan sambutan dalam acara sidang senat terbuka masta, propesa dan, pengukuhan mahasiswa baru di Aula Jenderal Sudirman, Kampus UMT Cikokol, Kota Tangerang. (TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menggelar sidang senat terbuka mahasiswa ta'aruf (masta), proses pengenalan sistem akademik (propesa), dan pengukuhan mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021. 

Acara tersebut digelar di Aula Jenderal Sudirman, Kampus UMT Cikokol, Kota Tangerang, Sabtu (26/9/2020). 

Dalam acara luring itu hanya diikuti para pimpinan kampus dan sejumlah perwakilan mahasiswa baru dengan tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

Mereka juga telah mengikuti rapid test. Sedangkan ribuan mahasiswa baru UMT lainnya menyaksikan acara pengukuhan tersebut secara virtual. 

Rektor UMT Ahmad Amarullah mengatakan mahasiswa baru yang dikukuhkan ini telah mengikuti pengenalan kampus atau program mahasiswa taaruf (masta). 

"Ini adalah ospek UMT yang dikenal masta. Jadi, mahasiswa baru telah melakukan perkenalan. Tak hanya kenal nama teman, tapi kenal kampus lebih luas lagi," ujarnya. 

Mahasiswa UMT tahun ini sebanyak 2.974 orang. Secara kuantitatif jumlah mahasiswa baru itu menurun dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 3.600.

"Walaupun menurun, jumlah mahasiswa tahun ini sudah sesuai target pada program penerimaan mahasiswa baru di tengah pandemi COVID-19," katanya. 

Konsistensi jumlah mahasiswa baru UMT tersebut dianggap Amarullah sebagai bentuk kepercayaan masyarakat kalau UMT dipilih menjadi kampus unggulan dan terdepan.

Terlebih, mahasiswa baru UMT tak hanya berasal dari Tangerang Raya, juga berasal dari beberapa wilayah Banten, DKI Jakarta, dan luar pulau Jawa. 

"Tentu ini masyarakat menjadi indikator bagi kita yang telah mempercayakan putra-putrinya berkuliah di sini," ucapnya. 

Amarullah berharap para mahasiswa baru yang telah dikukuhkan ini dapat menyelesaikan studinya di UMT hingga selesai. 

"Saya berharap para mahasiswa ini masuk bareng lulus bareng, jangan ada yang berhenti di tengah jalan," pungkasnya.(RMI/HRU)

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill