Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TANGERANGNEWS.com–PKS Muda Larangan bekerjasama dengan PMI Kota Tangerang menyelenggarakan donor darah di Yayasan Al-Fath Al-'Ulya, Kreo Selatan, Larangan, Kota Tangerang, Sabtu (26/9/2020).
Kegiatan yang digelar kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) muda itu diikuti 20 orang pendonor asal Kecamatan Larangan dan sekitarnya dengan mengusung tema "Be A Blood Donor, Be A Hero".
"Sejak pandemi ini suplai darah yang dibutuhkan rumah sakit tidak sebanyak saat masa normal, untuk itu semangat donor darah harus kita tularkan ke masyarakat karena banyak sekali yang membutuhkan. Dan semoga kebaikan ini menjadi amal jariyah bagi semua," ujar Ridwan Akbar, Ketua PKS Muda Larangan.

Sementara Ketua RT 04/05 Kreo Selatan Wahyu Astuti mengapresiasi PMI Kota Tangerang dan PKS Muda Larangan yang telah menyelenggarakan acara ini. Hal senada, diungkapkan Ketua DPC PKS Larangan, Helmy Gania Kenbudiarto.
"Seharusnya 2 persen dari jumlah penduduk menjadi pendonor darah, sementara jumlah pendonor saat ini masih sangat kurang dari itu, apalagi di masa pandemi ini. Untuk itu PKS mencoba berkhidmat memfasilitasi masyarakat untuk bersedekah darah membantu kekurangan darah saat pandemi ini," katanya.(RMI/HRU)
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TODAY TAGPolsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews