Connect With Us

12 Ribu Warga Kota Tangerang Terdampak COVID-19 Akan Dapat Pelatihan Kerja

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 30 September 2020 | 12:59

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Sugiharto Achmad Bagdja. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangeran berupaya mengatasi jumlah pengangguran akibat imbas pandemi COVID-19 dengan membentuk Balai Latihan Kerja (BLK) di tingkat kelurahan.

Program yang dalam waktu dekat direalisasikan ini merupakan upaya lanjutan pemkot untuk menanggulangi pengangguran, setelah mengadakan Virtual Job Fair dan juga pemberian modal kepada para pengusaha baru melalui program Tangerang Bisa.

"Kita sudah anggarkan di APBD perubahan, rencananya kita mulai bulan Oktober nanti," ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sugiharto Achmad Bagdja, Rabu (30/09/2020).

Adapun dari 104 BLK yang akan dibangun di kelurahan, nantinya akan memberi berbagai macam pelatihan mulai dari fotografi dan videografi, membuat vlog, content creator, perbengkelan, las, service elektronik, sablon, membatik, barista, packaging makanan, dan lain-lain.

"Minimal satu kelurahan nanti harus melaksanakan 5 (lima) pelatihan, dengan jumlah peserta masing-masing 20 peserta," jelasnya.

Sehingga, diharapkan ada kurang lebih 12 ribu warga Kota Tangerang yang terlatih dengan berbagai keahlian, yang di era pandemi ini sangat dibutuhkan oleh dunia kerja.

"Ditargetkan mereka bisa berwirausaha mandiri atau bekerja di tempat yang membutuhkan jasa mereka," tuturnya.

Sementara itu, soal tehnis pelatihannya nanti bisa secara online dan juga offline, dengan menggunakan gedung kantor kelurahan.

"Untuk yang offline, pelatihannya nanti bisa memanfaatkan gedung kantor kelurahan yang sudah ada, karena kita tidak membangun gedung baru. Pelaksanaannya pun akan dibina langsung oleh OPD terkait, seperti Disnaker, Disperindag-UMKM, Dinas LH, dan DKP," pungkas Ugi. (RAZ/RAC)

NASIONAL
KA Argo Bromo Seruduk KRL hingga Masuk ke Gerbong Wanita di Stasiun Bekasi Timur, Banyak Penumpang Terjepit

KA Argo Bromo Seruduk KRL hingga Masuk ke Gerbong Wanita di Stasiun Bekasi Timur, Banyak Penumpang Terjepit

Senin, 27 April 2026 | 22:51

Insiden kecelakaan hebat terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin 27 April 2026 malam, melibatkan Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi dan KRL Commuter Line tujuan Cikarang.

BANTEN
1.552 Warga Baduy Serahkan Hasil Bumi ke Pemprov Banten

1.552 Warga Baduy Serahkan Hasil Bumi ke Pemprov Banten

Minggu, 26 April 2026 | 19:06

Gubernur Banten, Andra Soni menyambut kedatangan 1.552 warga baduy yang datang untuk menyerahkan hasil bumi kepada Pemerintah Daerah (Bapak Gedhe) di Gedung Negara Provinsi Banten dalam tradisi Seba Baduy 2026 pada Sabtu 25 April 2026.

OPINI
Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Senin, 27 April 2026 | 23:00

Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill