Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com–Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Tasril Jamal berharap pembangunan tanggul Kali Angke dan jogging track di Perumahan Pondok Bahar Permai, Kelurahan Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah mampu mencegah banjir. Selain itu, pengerjaannya yang dimulai pada 29 September 2020 lalu hingga awal 2021 bisa selesai tepat waktu.
“Insya Allah, Pak Wakil Wali Kota akan berusaha jogging track harus bisa tersambung dengan jogging track yang sudah ada di RW, 03 dan RW 04 atau jogging track yang lama,” ujar Tasril, Selasa (6/10/2020). Dia bersama Wakil Wali Kota juga sudah melakukan kunjungan ke daerah tersebut.
Menurutnya, proyek Kementerian PUPR (Balai Besar), khususnya untuk tanggul dan jogging track ini akan usulkan lagi untuk sampai ke RW 07.
Dia pun berharap agar Pemda Kota Tangerang tetap semangat bekerja untuk mengatasi permasalahan banjir di Perumahan Kompleks Pondok Bahar yang berjumlah penduduk kurang lebih 12 ribu jiwa.
"Karena masih ada pekerjaan besar yang belum tuntas, yaitu persoalan drainase (saluran air/ got), saya selaku dewan dari Pondok Bahar akan mengawal dan meminta pada pemda agar ini segera dituntas kan. Jadi kerja nya jangan setengah-setengah," ujar wakil rakyat dari Fraksi PKB ini.
Mantan anggota DPRD Provinsi Banten ini juga mendesak kepada Dinas Perkim agar GOR yang sedang mangkrak juga agar segera dilanjutkan.
"Alhamdulillah hasil pembicaraan dewan dari Pondok Bahar dengan Kadis Perkim mendapat jawaban positif, Insya Allah awal bulan ini pembangunannya akan dilanjutkan," katanya. (RMI/RAC)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melakukan pemetaan pada 28 titik perlintasan Kereta Rel Listrik (KRL) di jalur green line rute Tanah Abang-Rangkasbitung.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menaikkan anggaran perbaikan rumah tidak layak huni pada tahun 2026 dari sebelumnya Rp71 juta menjadi Rp75 juta per unitnya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews