Connect With Us

DPRD Kota Tangerang Berharap Proyek Pencegahan Banjir Bisa Tuntas

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 6 Oktober 2020 | 19:42

Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Tasril Jamal bersama Wakil Wali Kota dan jajaranya saat berkunjung ke tempat tanggul Kali Angke dan jogging track di Perumahan Pondok Bahar Permai, Kelurahan Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Selasa (6/10/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Tasril Jamal berharap pembangunan tanggul Kali Angke dan jogging track di Perumahan Pondok Bahar Permai, Kelurahan Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah mampu mencegah banjir. Selain itu, pengerjaannya yang dimulai pada 29 September 2020 lalu hingga awal 2021 bisa selesai tepat waktu.

“Insya Allah, Pak Wakil Wali Kota akan berusaha jogging track harus bisa tersambung dengan jogging track yang sudah ada di RW, 03 dan RW 04 atau jogging track yang lama,” ujar Tasril, Selasa (6/10/2020). Dia bersama Wakil Wali Kota juga sudah melakukan kunjungan ke daerah tersebut.

Menurutnya, proyek Kementerian PUPR (Balai Besar), khususnya untuk tanggul dan jogging track ini akan usulkan lagi untuk sampai ke RW 07.

Dia pun berharap agar Pemda Kota Tangerang tetap semangat bekerja untuk mengatasi permasalahan banjir di Perumahan Kompleks Pondok Bahar yang berjumlah penduduk kurang lebih 12 ribu jiwa.

"Karena masih ada pekerjaan besar yang belum tuntas, yaitu persoalan drainase (saluran air/ got), saya selaku dewan dari Pondok Bahar akan mengawal dan meminta pada pemda agar ini segera dituntas kan. Jadi kerja nya jangan setengah-setengah," ujar wakil rakyat dari Fraksi PKB ini.

Mantan anggota DPRD Provinsi Banten ini juga mendesak kepada Dinas Perkim agar GOR yang sedang mangkrak juga agar segera dilanjutkan.

"Alhamdulillah hasil pembicaraan dewan dari Pondok Bahar dengan Kadis Perkim mendapat jawaban positif, Insya Allah awal bulan ini pembangunannya akan dilanjutkan," katanya. (RMI/RAC)

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

TANGSEL
Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Kamis, 23 April 2026 | 23:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill