Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya
Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TANGERANGNEWS.com–Dua fraksi di DPRD Kota Tangerang yakni Fraksi Demokrat dan PKS menyatakan akan meneruskan aspirasi ratusan mahasiswa dari Aliansi Rakyat Tangerang (Alerta) ke DPR RI soal penolakan Undang-undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker).
Hal itu disampaikan Baihaki, anggota Fraksi Demokrat DPRD Kota Tangerang saat menerima massa aksi yang menggelar demonstrasi di gedung legislatif tersebut.

"Kami menganggap bahwa aspirasi tersebut memang perlu kita perjuangkan. Kami dari Demokrat dan PKS di sini telah mendengarkan dengan seksama. Hadir bahkan di tengah-tengah mereka untuk betul-betul menyerap. Jadi, kami tidak takut bahwa ini memang sejalan dengan komitmen kami untuk terus memperjuangkan sampai tuntutan itu berhasil," ujar Baihaki kepada ratusan massa demonstran tersebut.
Massa aksi sempat menahan empat anggota DPRD dari dua fraksi tersebut untuk tetap bersama-sama mereka menyuarakan penolakan terhadap UU yang telah disahkan DPR RI itu selama aksi berlangsung. Mahasiswa mendesak seluruh fraksi dan Wali Kota Tangerang ikut menolak UU Ciptaker.
"Kami tidak merasa tersandera. Itu menjadi tanggung jawab kami untuk lebih dalam lagi menyerap. Kalau tidak begitu dewan sekarang enggak bisa berani menemui ya akibatnya mungkin makin lemah kepercayaannya. Mereka (mahasiswa) juga tahu bahwa kita juga sama-sama berjuang untuk kesejahteraan rakyat dan keadilan," katanya.
Baihaki mengaku Fraksi Demokrat dan PKS DPRD Kota Tangerang akan meneruskan aspirasi para mahasiswa ini kepada fraksi serupa di tingkat DPR RI. Dia juga menambahkan Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah yang berasal dari Demokrat juga telah melayangkan surat berisi penangguhan UU Ciptaker berdasarkan aspirasi buruh pada 9 Oktober 2020.
"Kami sudah sepakat dari dua fraksi membuat surat untuk meneruskan aspirasi mereka karena ini kewenangan pusat kami akan tujukan kepada masing-masing fraksi yang memang berjuang kemudian akan diteruskan kepada DPR, kemudian diteruskan kepada Presiden," tuturnya.
Tuntutan mahasiswa yang mendesak semua fraksi di DPRD Kota Tangerang turut menandatangani pakta integritas menolak UU Cipta Kerja itu direspon Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PKS, Tengku Iwan.
Massa aksi yang hanya ditemui empat wakil rakyat itu pun mengurungkan niatnya. Sebab, fraksi lainnya tidak bersedia ditemui.
"Tuntutan mereka terhadap lembaga ya, bukan terhadap fraksi, untuk mau mengakui menolak Omnibus Law. Dan itu di luar kewenangan kami, meskipun sudah kami sampaikan beberapa kali pada Ketua (DPRD Kota Tangerang). Sudah saya sampaikan juga kepada Wakil I. Tapi tetap mereka enggak bisa hadir karena kebijakan partai," katanya.
"Dan kami juga enggak bisa memaksa sebagaimana memaksa kami untuk mereka. Jadi, wajar kalau mahasiswa tidak menginginkan tanda tangan kami, yang dibutuhkan itu tanda tangan lembaga DPRD," pungkasnya.(RMI/HRU)
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
TODAY TAGDinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mulai memperkuat fasilitas kesehatan (faskes) sebagai upaya mengantisipasi potensi temuan penyebaran virus Nipah di wilayahnya.
Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews