Connect With Us

Begini Kata Warga Green Lake City Soal Kasus Rumah Jadi Showroom Mobil

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 20 Oktober 2020 | 11:09

Suasana rombongan petugas keamanan saat menggeruduk rumah penghuni di Green Lake City, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (18/10/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

 

TANGERANGNEWS.com-Kasus rumah yang dijadikan tempat parkir belasan mobil oleh salah satu penghuni di Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang, ternyata telah protes warga berkali-kali.

Melvin Lukman, Ketua RT 05 RW 08, Perumahan Green Lake City mengungkapkan, melalui dirinya warga telah menyampaikan keberatan kepada TS, 21, pemilik rumah yang dijadikan showroom.

"Dia sudah diprotes warga karena menggunakan fasilitas umum (fasum) perumahan untuk parkir mobilnya. Bahkan sudah mediasi antara TS dengan pengelola Green Lake City," ujarnya seperti dilansir dari Detikcom, Senin (19/10/2020).

TS sendiri sudah sekitar 7 bulan tinggal di rumah tersebut. Melvin selaku ketua RT yang mendapat komplain dari warga juga telah menegurnya berkali-kali.

Melvib secara lisan menyampaikan tegurannya sebanyak empat kali. Sementara pihak pengelola memberi surat peringatan sebanyak tiga 3 kali.

"Surat isi peringatan itu berupa komplain warga terkait aktivitas di rumah tersebut. Juga jumlah mobil yang sangat banyak melebihi carport di rumah itu. Di surat peringatan itu menyatakan kalau bisa dipindahkan lah mobil-mobilnya, sehingga tidak menimbulkan kegaduhan di warga," jelasnya.

Setelah ditegur itu, TS sempat memindahkan beberapa mobilnya. Akan tetapi, ada beberapa mobilnya yang masih diparkir di fasilitas umum, sehingga Ketua RT dan pengelola kembali menegurnya.

"Setelah surat peringatan keluar mobilnya berkurang jadi 4-7 ya, tapi itu tetap memakai fasilitas umum klaster ya, jadi di jalan-jalan tetap ada," paparnya.

Sehingga akhirnya sekuriti turun untuk memberikan peringatan terakhir pada Rabu (14/10/2020). Namun saat kejadian ini, terjadi percekcokan yang berujung pemukulan terhadap TS.

Kasus ini kemudian dilaporkan TS ke Polsek Cipondoh. Polsek Cipondoh masih menyelidiki laporan TS tersebut.(RAZ/HRU)

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill