Connect With Us

Layang-layang Hentikan Laju Kereta di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 22 Oktober 2020 | 20:15

Laju kereta listrik (KRL) dari arah Jakarta menuju stasiun Tangerang terhenti di perlintasan stasiun Batuceper karena sebuah layang-layang tersangkut pada kabel listrik, Kamis (22/10/2020). (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Laju kereta listrik (KRL) dari arah Jakarta menuju stasiun Tangerang terhenti di perlintasan stasiun Batuceper, Kamis (22/10/2020). Pemicunya, sebuah layang-layang tersangkut pada kabel listrik KRL. Insiden ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

Foto terhentinya KRL diterima TangerangNews. Dalam foto tersebut, tampak dua orang warga berusaha menurunkan layang-layang yang tersangkut di kabel KRL tersebut. Sementara, beberapa warga lainnya, turut menyaksikan peristiwa tersebut, termasuk seorang petugas KRL yang berdiri di samping dua pria itu.

Kepala Stasiun Tangerang Aliyas saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. “Ya, tadi (kejadiannya) di antara Stasiun Batuceper-Tanah Tinggi arah Tangerang,” ujarnya.

Menurutnya, terhentiknya KRL itu hanya beberapa menit saja setelah laying-layang itu berhasil dievakusi. “Hanya sebentar saja. Dua sampai tiga menit,” kata Aliyas.

Insiden ini sekaligus harus menjadi perhatian warga di sekitar perlintasan kereta. Aliyas mengimbau warga tak bermain laying-layang di sekitaran perlintasan transportasi publik tersebut  demi  keselamatan bersama. 

“Imbauan agar warga tidak bermain layang-layang baik ukuran kecil atau besar di area sekitar atau berdekatan dengan jalur kereta api. Apalagi yang ada LAA (Listrik Aliran Atas) karena sangat berbahaya baik keselamatan perjalanan kereta maupun orang yang bersangkutan,” pungkasnya. (RMI/RAC)

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill