Connect With Us

Pembangunan Waterway di Kota Tangerang Didukung Organisasi Jerman Rp3 Miliar

Advertorial | Selasa, 3 November 2020 | 14:48

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Sugiharto Achmad Bagdja. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com–ICLEI World, organisasi yang peduli penurunan gas efek rumah kaca asal German mengucurkan bantuan sebesar 200 ribu Euro atau senilai Rp3 miliar untuk mendukung pembangunan sarana angkutan sungai atau Waterway di Kota Tangerang.

 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Sugiharto Achmad Bagdja mengatakan, ICLEI World mengucurkan bantuan karena Kota Tangerang menjadi salah satu kota di seluruh dunia yang menggagas konsep pengurangan gas efek rumah kaca melalui Waterway.

 

"Jadi, konsep waterway ini sudah kita ajukan ke ICLEI sejak tahun 2018. Akan tetapi, sebelumnya kita sudah melakukan konsolidasi sejak 2016 lalu. Saat ini, masih dalam proses kajian. Untuk realisasinya kita belum mengetahui," ujarnya, Selasa (3/11/2020).

 

Bantuan sebesar Rp3 miliar tersebut untuk  mendukung kebutuhan pembangunan Waterway seperti pengadaan dermaga, perahu, marka air, spot lampu dan integrasi darat.

"Di Indonesia hanya ada 3 kota yang mendapatkan bantuan dari ICLEI. Kalau kita (Pemkot Tangerang) Warterway, untuk Balikpapan jalur sepeda dan Jambi penangan sampah," tuturnya.

 

Dengan adanya Waterway, nantinya bisa mengurangi kemacetan di darat sehingga dapat mengurangi adanya gas efek rumah kaca yang ditimbulkan dari kendaraan. Tetapi, memang belum bisa dipastikan kapan bantuan tersebut terealisasi.

 

"Pastinya, setelah adanya Waterway bisa mengurai kemacetan di darat. Karena nanti, moda transportasi air ini akan segera hadir. Rencananya, untuk jalur akan dimulai dari Kebon Nanas hingga Stasiun Tangerang," ungkapnya.

 

Dia menambahkan untuk progres Waterway yang dikerjakan Pemkot Tangerang saat ini sudah tahap pembangunan dermaga dan pengadaan perahu. Jika ada kekurangan, nantinya bantuan ICLEI tersebut akan digunakan.

 

"Mudah-mudahan bisa trealisasi segera, karena waterway tidak hanya bisa sebagai moda transportasi melainkan wahana wisata baru bagi wisatawan dan juga masyarakat Kota Tangerang," pungkasnya.

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

HIBURAN
Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Jumat, 16 Oktober 2026 | 07:48

Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.

KOTA TANGERANG
Mandaya Royal Puri Buka Limfedema Center untuk Pasien dan Penyintas Kanker Payudara

Mandaya Royal Puri Buka Limfedema Center untuk Pasien dan Penyintas Kanker Payudara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:16

RS Mandaya Royal Puri resmi meluncurkan Limfedema Center pada Sabtu, 17 Oktober 2026,bertepatan dengan momentum Breast Cancer Awareness Month atau Bulan Kesadaran Kanker Payudara.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill