KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Oknum dalam massa buruh diduga memukuli seorang pengendara yang melintas di kawasan Cikokol, Kota Tangerang, Kamis (12/11/2020).
Insiden tersebut terjadi saat massa buruh yang berdemonstrasi menuntut kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) 2021 ini konvoi di kawasan Cikokol menuju Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.
Informasi yang beredar, seorang pengendara itu berupaya mendahului konvoi massa buruh karena sedang terburu-buru.
Entah karena apa, kemudian terjadi keributan.
Dalam video yang diterima TangerangNews, pemotor itu tampak dikerubungi buruh. Ketika berupaya meninggalkan kerumunan massa, pemotor itu malah ditendang hingga jatuh.
Saat dikonfirmasi, Ketua DPD KSPSI Banten Dedi Sudarajat telah mengetahui adanya insiden itu. Namun, dia menyebut oknum pemukul itu bukan dari bagiannya.
“Saya baru tahu dan masih cari tahu itu siapa (pemukul). Yang jelas bukan massa aksi dari SPSI,” katanya.
Hingga kini, rombongan massa buruh sedang berada di kawasan kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangerang untuk demo menuntut kenaikan UMK tahun 2021.
“Masih di depan Puspem,” ucapnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPasar rumah tapak di kawasan Jabodetabek menunjukkan daya tahan yang positif sepanjang tahun 2026. Berdasarkan riset Leads Property, penjualan rumah tapak di wilayah ini mencapai 2.585 unit pada kuartal II 2026
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Sebanyak 1.422 siswa dan mahasiswa telah mengikuti program Srikandi Goes to School & Campus yang dijalankan PT PLN (Persero) melalui Srikandi PLN hingga semester I 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews