103 Rumah di Solear Tangerang Rusak Dihantam Puting Beliung
Jumat, 23 Januari 2026 | 18:10
Angin puting beliung melanda Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang hingga merusak ratusan rumah warga dan sejumlah infrastruktur lingkungan.
TANGERANGNEWS.com–Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang mendukung penerapan 3M yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak dengan menyalurkan puluhan wastafel ke Pondok Pesantren (Ponpes) Babus Salam di Karawaci, Kota Tangerang, Selasa (17/11/2020).
Ketua PMI Kecamatan Karawaci Edi Hafas mengatakan Ponpes merupakan salah satu lembaga yang mendapatkan perhatian khusus dari PMI karena sempat menjadi klaster penyebaran COVID-19.
Saat ini Pondok Pesantren sudah melakukan berbagai kegiatan dengan normal. Adanya fasilitas cuci tangan ini diharapkan virus corona dapat ditekan penyebarannya.
"Sejak awal pandemi, PMI sudah banyak melakukan kegiatan pencegahan COVID-19 di ponpes seperti disinfeksi, edukasi protokol kesehatan dan penyaluran bantuan baik dalam bentuk paket PHBS dan lainnya," katanya.
KH Anwar, pimpinan Ponpes Babus Salam mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian PMI.

"Kami berterima kasih kepada PMI atas bantuan yang diberikan, ini menunjukkan kerja sama yang baik dalam mengedukasi masyarakat tentang budaya hidup bersih," ucapnya.
Ketua PMI Kota Tangerang Oman Jumansyah menambahkan puluhan relawannya masih ditugaskan melakukan penyemprotan dan kampanye kesehatan di Kota Tangerang.
"PMI masih konsisten melakukan giat pencegahan COVID-19 dengan melakukan edukasi, distribusi cairan disinfektan dan penyemprotan secara rutin," pungkasnya. (RAZ/RAC)
TODAY TAGAngin puting beliung melanda Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang hingga merusak ratusan rumah warga dan sejumlah infrastruktur lingkungan.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews