2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi
Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 33.832 pelaku usaha mikro di Kota Tangerang yang mengajukan permohonan bantuan permodalan Program Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) Kementerian Koperasi dan UKM, tengah disurvei.
Survei lapangan yang dilakukan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Tangerang ini untuk menyeleksi UMKM mana yang dianggap layak mendapat bantuan.
Puluhan ribu UMKM ini sebelumnya telah mendaftar secara online melalui Aplikasi Sabakota sejak tanggal 20 Oktober 2020 hingga 12 November 2020.
Setelah terdaftar, tahap selanjutnya yakni mereview data pendukung atas permohonan pelaku UMKM tersebut hingga 15 November 2020.
“Lalu dilanjutkan dengan survey lapangan oleh Pemkot melalui Binwil oleh pegawai hingga 24 November,” ujar Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Kota Tangerang, Katrina Iswandari seperti yang dilansir dari Antaranews, Selasa (24/11/2020).
Jika berkas pemohon dinyatakan lolos hasil review dan survei, menurut Katrina maka akan diusulkan ke kementerian mulai tanggal 25 November hingga 27 November 2020.
Bagi pelaku usaha mikro yang telah melakukan pendaftaran secara online maka diminta untuk tetap menunggu informasi lanjutan. “Saat ini Pemkot sedang mempercepat proses survey ke lapangan dalam memastikan kecocokan data,” jelasnya.
Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah Sebelumnya menuturkan bila bantuan program ini adalah upaya pemerintah membantu pelaku UMKM tetap berwirausaha di masa pandemi. Selain itu juga ditujukan bagi juga warga yang kena PHK dan memilih untuk berjualan. (RAZ/RAC)
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TODAY TAGOrang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews