Atasi Pencemaran, KLH Tuang 10 Ribu Liter Eco Enzyme ke Anak Sungai Ciadane
Senin, 9 Maret 2026 | 22:52
Sebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com-Terkait rencana pembelajaran tatap muka di sekolah yang akan mulai berlaku pada Januari 2021, Pemerintah Kota Tangerang tengah mengkaji tata cara pelaksanaannya.
“Sekarang lagi dikaji tahapanya, kita ingin keamanan tetap nomor satu. Prosesnya lagi dibuat beberapa alternatif. Misalnya apakan nanti anak-anak dibagi dua pada satu kelas masuk pagi dan sore atau satu minggu bergantian,” kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah, Rabu (25/11/2020).
Persiapan itu dilakukan hingga benar-benar matang agar tidak terjadi klaster baru penyebaran COVID-19 di sekolah. “Jangan sampai anak-anak kita jadi korban di tengah pandemi,” ujar Arief.
Nantinya, kebijakan ini juga dibahas dengan komite sekolah. Kemudian ditawarkan ke orang tua murid yang bersedia anaknya ikut sekolah tatap muka. “Kan tidak ada paksaan, yang mau ikut tatap muka silahkan,” jelasnya.
Lalu demi keselamatan, siswa nantinya diwajibkan pakai masker, membawa makana dari rumah dan tidak jajan di sekolah. “Kalau ada anak yang batuk pilek jangan masuk dulu, karena jadi menular. Kita kaji dulu kriterianya,” papar Arief. (RAZ/RAC)
TODAY TAGSebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Ketegangan di Timur Tengah kembali memasuki fase paling berbahaya ketika serangan udara terkoordinasi yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel diarahkan ke target strategis di Iran.
Pengalaman perawatan rambut dengan standar salon Jepang mulai diperkenalkan kepada konsumen di Indonesia melalui kolaborasi antara Tsubaki dan MOIR Salon.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews