Connect With Us

Pemkot Tangerang Kaji Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 25 November 2020 | 13:15

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Terkait rencana pembelajaran tatap muka di sekolah yang akan mulai berlaku pada Januari 2021, Pemerintah Kota Tangerang tengah mengkaji tata cara pelaksanaannya.

“Sekarang lagi dikaji tahapanya, kita ingin keamanan tetap nomor satu. Prosesnya lagi dibuat beberapa alternatif. Misalnya apakan nanti anak-anak dibagi dua pada satu kelas masuk pagi dan sore atau satu minggu bergantian,” kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah, Rabu (25/11/2020).

Persiapan itu dilakukan hingga benar-benar matang agar tidak terjadi klaster baru penyebaran COVID-19 di sekolah. “Jangan sampai anak-anak kita jadi korban di tengah pandemi,” ujar Arief.

Nantinya, kebijakan ini juga dibahas dengan komite sekolah. Kemudian ditawarkan ke orang tua murid yang bersedia anaknya ikut sekolah tatap muka. “Kan tidak ada paksaan, yang mau ikut tatap muka silahkan,” jelasnya.

Lalu demi keselamatan, siswa nantinya diwajibkan pakai masker, membawa makana dari rumah dan tidak jajan di sekolah. “Kalau ada anak yang batuk pilek jangan masuk dulu, karena jadi menular. Kita kaji dulu kriterianya,” papar Arief. (RAZ/RAC)

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Jumat, 4 September 2026 | 19:23

Jalan Raya Gardu Tanah Merah atau Jalan Pisangan Pakuhaji di Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, terpaksa dibongkar ulang menggunakan ekskavator meskipun proses pengecorannya belum sepenuhnya selesai.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill