Connect With Us

Kota Tangerang Raih Penghargaan Pengelola Pengaduan Terbaik dari Kemenpan RB

Advertorial | Rabu, 25 November 2020 | 20:55

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat menerima penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Pandemi COVID-19 yang melanda dunia tak terkecuali di Indonesia, menuntut setiap daerah untuk menghadirkan berbagai inovasi dalam pelayanan.

 

Seperti halnya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk memberikan pelayanan yang paripurna pada masyarakat.

 

Seperti melalui Layanan Aspirasi Kotak Saran Anda (LAKSA) yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan dalam pengelolaan pengaduannya.

LAKSA turut berkolaborasi dengan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SPAN) Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). 

 

Berkat layanan ini, disertai respon yang sigap dan cepat dari para petugas, Pemkot Tangerang pun diapresiasi penghargaan dalam acara Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 yang digelar oleh Kemenpan RB, Rabu (25/11/2020) di Gedung Tribrata, Jalan Darmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah yang menerima langsung penghargaan tersebut mengatakan, penghargaan ini didedikasikan kepada seluruh pegawai Pemkot Tangerang yang telah memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat selama 1x24 jam setiap harinya.

 

"Kerja keras seluruh teman-teman OPD patut diacungi jempol. Semoga penghargaan ini dapat semakin memacu semangat teman-teman semua dalam membangung kota dan menyejahterakan masyarakat Kota Tangerang," ungkapnya.

 

Hal ini tentu tak luput dari inovasi yang terus dikembangkan oleh Dinas Kominfo Kota Tangerang,  dalam pemenuhan kebutuhan layanan aspirasi masyarakat melalui media sosial, SP4N LAPOR dan LAKSA.

 

Di mana saat ini kanal pengaduan tersebut dikelola melalui Fitur LAKSA dan ke depan akan diintegrasikan dengan SP4N Lapor.

 

"Alhamdulillah siang tadi, kami menerima penghargaan dalam kompetisi pengelolaan pengaduan pelayanan publik 2020 melalui kanal SP4N LAPOR TLR pada Kategori Pengelola dengan Perubahan dan Perbaikan Pengelolaan Pengaduan Terbaik," kata Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang Mulyani. 

 

Fitur LAKSA yang diadopsi dari makanan khas Kota Tangerang ini hadir sejak 2016, berupa layanan berbasis aplikasi yang berfungsi untuk merespon berbagai pengaduan masyarakat mulai dari infrastruktur, pendidikan, pelayanan di kantor pemerintahan hingga kesehatan. 

 

"Dalam LAKSA, kami menerima berbagai aduan warga, tidak hanya soal pendidikan, namun semenjak maraknya wabah COVID-19 memang aduan LAKSA didominasi soal kesehatan," lanjut Mulyani. 

 

Menurut data yang dihimpun dari UPT Pengelola Ruang Kendali Kota, terdapat 1.663 aduan, mulai dari tanggal 1 Januari 2020 hingga 25 November 2020 yang mencakup COVID-19, bantuan sosial, PSBB dan protokol kesehatan.(ADV)

BISNIS
Kapan Bank Mandiri dan BCA Buka Lagi Usai Lebaran 2026? Ini Jadwalnya

Kapan Bank Mandiri dan BCA Buka Lagi Usai Lebaran 2026? Ini Jadwalnya

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:21

Layanan kantor cabang Bank Mandiri dan BCA masih tutup selama periode libur Lebaran 2026 dan baru akan kembali beroperasi normal pada 25 Maret 2026.

KOTA TANGERANG
Update Harga Bahan Pokok Pasca Lebaran 2026 di Kota Tangerang, Ini Daftarnya

Update Harga Bahan Pokok Pasca Lebaran 2026 di Kota Tangerang, Ini Daftarnya

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:50

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan harga komoditas pangan pokok usai Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah terpantau stabil.

NASIONAL
Harga Pertalite Diprediksi Naik Jadi Rp11.500 per Liter, Ini Hitungan Beban APBN

Harga Pertalite Diprediksi Naik Jadi Rp11.500 per Liter, Ini Hitungan Beban APBN

Jumat, 27 Maret 2026 | 19:02

Harga BBM subsidi jenis Pertalite diperkirakan berpotensi naik menjadi Rp11.500 per liter. Proyeksi itu muncul di tengah tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)

TEKNO
Gegara Ini Komdigi Blokir Wikimedia Commons di Indonesia

Gegara Ini Komdigi Blokir Wikimedia Commons di Indonesia

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:35

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memblokir akses ke Wikimedia Commons pada Rabu, 25 Maret 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill