Connect With Us

Warga Warung Mangga Tangerang Tolak Tawaran Mobil Pengembang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 26 November 2020 | 20:35

Warga saat hearing dengan pimpinan DPRD Kota Tangerang di ruang Badan Musyawarah Gedung DPRD Kota Tangerang, Kamis (26/11/2020). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Komite warga Warung Mangga, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang menolak tawaran fasilitas mobil dari pengembang Summarecon sebagai solusi mengatasi persoalan akses jalan yang diblokade. 

 

Hal itu diungkapkan Ketua komite warga Warung Mangga, Pungki, dalam rapat dengar pendapat alias hearing dengan pimpinan DPRD Kota Tangerang di ruang Badan Musyawarah Gedung DPRD Kota Tangerang, Kamis (26/11/2020). 

 

Pungki mengatakan, para warga tak bersedia menerima tawaran fasilitas mobil karena yang dibutuhkan hanyalah akses jalan. Sebab, sejak lingkungan diblokade pengembang, warga kesulitan  terutama menuju pemakaman setempat. 

 

"Untuk apa ada mobil kalau akses jalannya tidak ada. Sama saja harus mutar jauh kalau ke makam," ujarnya 

 

Pungki menyampaikan, warga ingin persoalan sulitnya akses jalan akibat lingkungannya diblokade Summarecon yang sudah berlarut-larut tidak menemukan titik terang. Pasalnya, warga ingin aktivitasnya kembali normali sediakala tanpa kesulitan akses jalan. 

 

"Bagaimana hak-hak masyarakat yang sudah hampir dua bulan ini masih kegantung," katanya. 

Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo menambahkan, pihak pengembang Summarecon memang enggan membuka akses jalan menuju pemakaman warga Warung Mangga. Sehingga, pengembang Summarecon menyampaikan solusi dengan memberikan fasilitas mobil. 

 

Namun, Gatot menolak jika pengembang Summarecon memberikan fasilitas kendaraan roda empat berjenis mobil pribadi maupun pikap dalam program corporate social responsibility (CSR) untuk warga Warung Mangga tersebut. 

 

Gatot mengusulkan kalaupun Summarecon ingin memberikan fasilitas kendaraan seharusnya berjenis mobil ambulans karena memiliki banyak manfaat untuk warga. 

 

"Informasinya demi kepentingan rencana pembangunan, jadi Summarecon tetap menutup jalan belakang. Tetapi diberikan solusi berupa kendaraan roda empat. Kalaupun seperti ini disepakati bersama, saya usul mobilnya ambulans," katanya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill