Connect With Us

Sabet Pemotor Pakai Celurit, Anggota Geng Motor Ini Ditembak

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 27 November 2020 | 14:33

Sejumlah Anggota Polsek Cipondoh saat menunjukan barang bukti yang berhasil di amankan di Polsek Cipondoh dalam jumpa pers, Kota Tangerang, Jumat (27/11/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Geng motor bersenjata tajam yang melukai korbannya dengan senjata tajam ditangkap polisi. Salah satu pelaku pun ditembak karena melawan.

Aksi geng motor ini sebelumnya terjadi pada Minggu (15/11/2020) pukul 04.04 WIB di Jalan Irigasi Sipon, Kelurahan Poris, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. 

"Kasus penganiayaan diduga dilakukan kelompok geng motor yang melakukan aktivitas kejahatannya pada pagi dini hari," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto, Jumat (27/11/2020).

Insiden berawal saat keempatnya, yakni AA, MS, NS sedang berpatroli mencari mangsa. Saat dua korban yang berboncengan lewat, langsung dipepet para pelaku.

Para tersangka mengayunkan celurit berkaratnya ke punggung korban untuk mengancam mengambil barang berharga.

Korban pun terjatuh dari motor dan berlari ke arah pemukiman warga. Namun para tersangka tidak puas dengan kejahatannya, sehingga masih mengejar korban sampai terjatuh dan melakukan penganiayaan.

Sejumlah Anggota polsek Cipondoh saat menunjukan barang bukti yang berhasil di amankan dalam jumpa pers, Kota Tangerang, Jumat (27/11/2020).

"Dua korban diketahui mengalami luka sobek di bagian bahu, dan pinggul belakang," ujar Sugeng. 

Keempat tersangka pun tertunduk malu saat diciduk pihak kepolisian. Salah satu pelaku bahkan dihadiahi timah panas di kakinya lantaran melawan saat akan diamankan. 

Dari tangan tersangka pun polisi mengamankan barang bukti berupa dua celurit, satu stik golf, dua sabit, satu gergaji, satu kendaraan roda dua dan hanphone. 

Keempatnya sudah dijebloskan di balik jeruji besi Mapolsek Cipondoh dan dikenakan pasal 170 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara. 

"Jadi masyarakat kita imbau untuk tetap waspada dengan situasi yang ada di Kota Tangerang ini, khususnya pada malam hari atau dini hari," imbaunya. (RAZ/RAC)

KOTA TANGERANG
729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:50

Jajaran Kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya membongkar maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masih didominasi oleh modus klasik menggunakan kunci T.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

BANTEN
Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:04

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill