Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera
Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TANGERANGNEWS.com-Geng motor bersenjata tajam yang melukai korbannya dengan senjata tajam ditangkap polisi. Salah satu pelaku pun ditembak karena melawan.
Aksi geng motor ini sebelumnya terjadi pada Minggu (15/11/2020) pukul 04.04 WIB di Jalan Irigasi Sipon, Kelurahan Poris, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.
"Kasus penganiayaan diduga dilakukan kelompok geng motor yang melakukan aktivitas kejahatannya pada pagi dini hari," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto, Jumat (27/11/2020).
Insiden berawal saat keempatnya, yakni AA, MS, NS sedang berpatroli mencari mangsa. Saat dua korban yang berboncengan lewat, langsung dipepet para pelaku.
Para tersangka mengayunkan celurit berkaratnya ke punggung korban untuk mengancam mengambil barang berharga.
Korban pun terjatuh dari motor dan berlari ke arah pemukiman warga. Namun para tersangka tidak puas dengan kejahatannya, sehingga masih mengejar korban sampai terjatuh dan melakukan penganiayaan.

"Dua korban diketahui mengalami luka sobek di bagian bahu, dan pinggul belakang," ujar Sugeng.
Keempat tersangka pun tertunduk malu saat diciduk pihak kepolisian. Salah satu pelaku bahkan dihadiahi timah panas di kakinya lantaran melawan saat akan diamankan.
Dari tangan tersangka pun polisi mengamankan barang bukti berupa dua celurit, satu stik golf, dua sabit, satu gergaji, satu kendaraan roda dua dan hanphone.
Keempatnya sudah dijebloskan di balik jeruji besi Mapolsek Cipondoh dan dikenakan pasal 170 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara.
"Jadi masyarakat kita imbau untuk tetap waspada dengan situasi yang ada di Kota Tangerang ini, khususnya pada malam hari atau dini hari," imbaunya. (RAZ/RAC)
TODAY TAGJajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
Timnas Indonesia U-23 dari Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, diisukan absen. Pasalnya, hanya tim peserta Piala Asia U-23 2026 yang berhak tampil di ajang multi-event terbesar se-Asia itu
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews