Fenomena Sarjana Pengangguran
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TANGERANGNEWS.com-Arief Wibowo menakhodai Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tangerang untuk periode 2020-2025.
Dia terpilih sebagai Ketua DPD PKS Kota Tangerang setelah menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-V di Hotel Golden Tulip, Kota Tangerang, Senin (28/12/2020).
Arief mengatakan, dirinya diamanahkan sebagai ketua berdasarkan surat keputusan pergantian struktur baru yang ditandatangani DPP PKS.
"Jadi, pengurusan baru ini terpilih bukan karena voting, tetapi karena rekomendasi dari pengurus tingkat kota sebelumnya, lalu provinsi, hingga ditetapkan pusat," ujarnya.
Arief menambahkan ke depan pihaknya segera menjalankan sejumlah program seperti ketahanan keluarga dan ketahanan kesehatan.
"Segera kami realisasikan program-programnya," pungkasnya.
Kinerja Arief akan dibantu pengurus lainnya, yakni Sekretaris DPD Bayu Triatmaja, Bendahara Gunarso, dan Ketua Bidang Kaderisasi Anshori.
Serta Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) Hilmi Fuad dan Sekretaris MPD Luhtpi Hidayat, Ketua Dewan Etik Daerah (DED) Ali Mahmudi dan Sekretaris DED Saeroji. (RED/RAC)
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TODAY TAGKomisi III DPRD Kota Tangerang terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai langkah strategis untuk memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.
Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews