Seekor anak ular jenis Cobra Jawa berada di dalam botol minuman, Kota Tangerang, Rabu (30/12/2020). (@TangerangNews / Istimewa)
TANGERANGNEWS.com-Enam ekor anak ular jenis Cobra Jawa membuat heboh warga Gang H Yunus, Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Warga akhirnya membakar keenam anak Cobra Jawa tersebut.
Awalnya yang menemukan menurut saksi, yakni Dodo kepada TangerangNews.com melalui akun @ddodolameulii pada Rabu (30/12/2020) adalah seorang tukang bakso.
“Jadi si tukang bakso keliling ini saat lewat jalan di samping rumah saya, dia melihatnya,” kata Dodo.
Jadi seingat dirinya, pada Jumat (25/12/2020) itu awal melihat ada ular Cobra kecil di sekitar rumahnya.
“Awalnya dua, kemudian yang satu ditangkap. Tetapi yang satu masuk ke dalam lubang saluran air, jadi kabur yang satu. Nah, saat hari Minggu (27/12/2020) ada yang masuk kamar saya, ke rumah tetangga juga. Jadi ada total enam, semua dibakar khawatir ada apa-apa soalnya,” katanya.
Bisa jadi induk Cobra Jawa tersebut berada di sekitar, tetap hati-hati dan waspada ya. (RED/RAC)
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelontorkan anggaran fantastis sebesar Rp22 miliar per tahun untuk menyokong operasional Palang Merah Indonesia (PMI) setempat. Tujuannya agar masyarakat tidak perlu mengganti biaya pengolahan kantong darah
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""