Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Kepolisian berhasil mengungkap kasus perampokan yang terjadi di Kompleks Bangun Reksa Blok A No 25, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. "Iya, (kasusnya) ditangani Polres," ujar Kapolsek Ciledug, Kompol Wisnu Wardana saat dikonfirmasi, Minggu (3/1/2021). Dalam mengungkap kasus ini, Kepolisian berhasil meringkus pria berinisial ST alias DM yang ditangkap di Jakarta Utara beberapa waktu lalu.
"Iya, baru satu pelaku yang diamankan," jelas Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Tahan Marpaung. Pelaku ST merupakan penjual mobil Honda Jazz merah jenis terbaru hasil perampokan. Selain mengamankan ST, Kepolisian menyita barang bukti berupa mobil jenis Honda Jazz beserta BPKB dan dua gembok.

"Pelaku yang diamankan ini penjual mobil," katanya. Kini, Kepolisian masih berupaya menangkap dua pelaku lainnya, yakni yakni T dan A.
BACA JUGA : Rampok Beraksi Siang Bolong, Kuras Seisi Rumah Hingga Mobil di Tangerang
Kasus ini bermula saat T dan A menjadi garong di rumah kosong Kompleks Bangun Reksa Indah Blok A No 25 pada Kamis (24/12) pukul 10.00 WIB. Keduanya berhasil masuk ke rumah korban melalui jendela dengan merusak teralis. Lalu, pelaku mengambil surat berharga, televisi, perhiasan dan satu unit mobil.
TODAY TAGManajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews