Connect With Us

Dua Spion Fortuner di Perumnas Tangerang Digeragot Maling

Redaksi | Selasa, 12 Januari 2021 | 12:57

Rekaman cctv aksi pencurian di Perumanas I, Jalan Bawang, Karawaci, Kota Tangerang sekitar pukul 04.00 WIB pagi tadi hilang dicuri kawanan maling, Selasa (12/1/2021). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Satu unit kendaraan roda empat, yakni Toyota Fortuner milik Bpk Alam di Perumanas I, Jalan Bawang, Karawaci, Kota Tangerang sekitar pukul 04.00 WIB pagi tadi hilang dicuri kawanan maling, Selasa (12/1/2021).  

Pelaku yang berjumlah dua orang tersebut diduga special spion yang biasa beraksi di sektar Perumnas. 

 

“Kebetulan itu tetangga saya korbannya. Namanya bapak Alam, alarm mobilnya tapi enggak bunyi saat pelaku nekat mencopot kedua spion Fortuner itu,” kata Gareng, kepada TangerangNews.com. 

Masing-masing pelaku memiliki tugas yang berbeda, satu orang yang berkaus hitam menunggu di depan rumah korban untuk mengamati situasi. Sedangkan satu orang pelaku lain, bertugas mengcongkel spion dan memanjat rumah korban. 

 

Aksi kedua pelaku terekam CCTV tetangga korban. “Kalau melihat tayangan CCTV, kedua pelaku terlihat santai dan sudah kenal situasi di jalan situ,” tambahnya.

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill