Connect With Us

Kepala Daerah se-Banten Divaksin Kecuali Wali Kota Tangerang, Ini Alasannya

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 14 Januari 2021 | 11:33

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Seluruh kepala daerah se-Banten divaksinasi Sinovac kecuali Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. 

 

Vaksinasi yang digelar di Pendopo Bupati Tangerang, Jalan Kisamaun, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang berlangsung secara tertutup, Kamis (14/1/2021). 

 

Wali Kota Arief mengatakan dirinya disarankan dokter untuk menunda divaksin karena tensi darahnya tinggi atau di atas normal. 

 

"Hari ini saya ditunda karena tensinya tadi diukur 151 lalu barusan diistirahatkan turun 145," ujarnya. 

 

"Ini dokter jantung. Sedangkan normalnya di bawah 140. Saran dokter jantungnya, sebaiknya ditunda," imbuh Arief. 

 

Sehingga, vaksin untuk Arief ditunda. Iya pun akan divaksin pada termin selanjutnya atau jika tensi darahnya normal. 

"Sampai kondisi tensi normal. Dan ikut termin berikutnya," katanya. 

 

Dia enyebut tidak mengetahui faktor tensi darahnya tinggi. Diduga hanya karena kelelahan saja. 

 

"Enggak tau juga. Karena mungkin kecapekan saja. Kan beberapa hari terakhir, nyiapin nambah fasilitas terus-terusan. Nyiapin nambah fasilitas rumah isolasi, terwujudnya RS, teman-teman juga lagi operasi aman bersama, kan gitu," jelasnya. 

 

Sementara Gubernur Banten Wahidin Halim diketahui tidak divaksin Sinovac karena usianya sudah melebihi 60 tahun sehingga tidak memenuhi persyaratan. 

 

"Umur saya 66, sementara batas umur dari Sinovac itu 60 tahun. Kalau ditanya siap, tentu saya siap karena ini termasuk bela negara untuk memutus rantai penularan COVID-19," pungkasnya.

SPORT
Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:59

Perhelatan akbar yang digelar Harian Kompas bersama bank bjb dan Pemeritah Kota (Pemkot) Tangerang ini menghadirkan program The Frontliner hingga jumlah kuota peserta yang lebih banyak dari tahun sebelumnya,

TANGSEL
Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:17

Arus disrupsi digital yang bergerak kian masif menuntut organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) untuk tidak sekadar ikut tren, melainkan wajib menjadi garda terdepan dalam merawat ruang digital dari ancaman hoaks

HIBURAN
Yamaha Fazzio Sunset Blue Bisa Didapat Gratis, Begini Cara Ikutan Giveaway-nya

Yamaha Fazzio Sunset Blue Bisa Didapat Gratis, Begini Cara Ikutan Giveaway-nya

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 19:30

Yamaha Indonesia menggelar giveaway berhadiah satu unit Yamaha Fazzio Special Edition Sunset Blue dalam rangka menyambut momen kembali ke sekolah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill