Connect With Us

Warga di Ciledug Tangerang Meninggal saat Terima Bansos Tunai

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 14 Januari 2021 | 16:04

Camat Ciledug Syarifudin saat takjiah di rumah duka meninggalnya Ngati di kawasan Sudimara Barat, Ciledug, Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Ngati, warga RW11 Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang meninggal saat menerima bantuan sosial (bansos) tunai. 

 

Perempuan berusia 58 tahun tersebut sempat terjatuh saat menerima bansos tunai Rp300 ribu di SMP 3 Tangerang, Ciledug, Kota Tangerang, Kamis (14/1/2021). 

 

"Ya, beliau meninggal tadi jam 11 pagi jatuh ketika difoto pengambilan uang bansos," jelas Camat Ciledug Syarifudin kepada TangerangNews. 

Camat mengungkapkan, berdasarkan keterangan pihak keluarga almarhumah meninggal karena sakit. 

 

"Dia punya riwayat stroke. Dan saat dibawa ke rumah sakit, kata tim puskesmas kena jantung katanya," ungkapnya. 

 

Camat menuturkan bansos tunai tetap diterima pihak keluarga almarhumah. 

 

"Saya sudah kunjungi rumah duka dan kami sampaikan turut berduka. Pihak keluarga juga memahami karena itu murni riwayat sakit bukan akibat lain," pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill