Connect With Us

Festival Monolog Virtual FKIP UMT Raih Rekor MURI

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 24 Januari 2021 | 13:27

Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) 2021 Ahmad Amarullah saat menerima penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) di Aula Jenderal Sudirman, Kampus UMT, Cikokol, Kota Tangerang, Minggu (24/1/2021) (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Festival monolog virtual Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) 2021 meraih penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). 

Penghargaan MURI diterima Rektor UMT Ahmad Amarullah saat festival monolog virtual yang digelar secara luring dan daring berlangsung di Aula Jenderal Sudirman, Kampus UMT, Cikokol, Kota Tangerang, Minggu (24/1/2021). 

Amarullah mengatakan penghargaan rekor MURI diterima karena festival monolog virtual FKIP UMT 2021 ini diikuti peserta terbanyak secara luring maupun daring. 

Dalam festival monolog virtual ini menampilkan kegiatan seni musik dari Teater Cahaya UMT. 

"Rekor MURI ketiga ini dalam kategori penampilan para peserta dalam mengikuti festival monolog virtual terbanyak diikuti 291 peserta. Lalu membutuhkan waktu untuk penjurian sampai 21 hari oleh para juri tingkat nasional di bawah Rendra dan beberapa ahli Cinemax," ujarnya. 

Pserta festival monolog.

Bagi Amarullah, penghargaan rekor MURI yang ketiga kalinya diraih UMT ini merupakan suatu pencapaian.

"Saya kira ini pencapaian yang dipersembahkan FKIP kepada khalayak umumnya dan UMT khusunya yang tentu dalam rangka membangun kreatifitas dan inovasi di tengah pandemi, untuk menemukan metode pembelajaran yang disajikan secara aktif, kreatif, inovasi, efektif dan menyenangkan," jelasnya.

Penyelenggaraan festival monolog ini juga membuka kemampuan para mahasiswa FKIP sebagai calon guru, agar nanti menyajikan pembelajaran yang berangkat dari hati, sehingga kelas menjadi hidup. 

"Tujuan pembelajaran tercapai dalam rangka membangun dan mencerdaskan generasi bangsa. InsyaAllah dari sini guru yang nanti akan lulusan UMT siap terjun dalam pengembangan profesinya sebagai pendidikan dirindukan oleh seluruh siswa siswinya," pungkasnya. (RAZ/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom)

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

BISNIS
Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 23:00

Kota Tangerang baru saja kedatangan primadona baru di dunia kuliner dan buah tangan. Kopi Tangerang Cap Jembatan Berendeng (CJB) hadir sebagai ikon oleh-oleh yang lahir dari semangat edukasi dan kewirausahaan anak muda.

BANDARA
Cuma Rp3.500, Transjabodetabek Rute Terminal Blok M-Bandara Soetta Beroperasi Pekan Depan

Cuma Rp3.500, Transjabodetabek Rute Terminal Blok M-Bandara Soetta Beroperasi Pekan Depan

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:59

Rute baru Transjabodetabek yang menghubungkan Terminal Blok M-Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) bakal resmi beroperasi pekan depan.

NASIONAL
Viral, Bocah SD di NTT Tulis Surat Perpisahan Sebelum Gandir Diduga Gegara Tak Dibelikan Buku dan Pensil

Viral, Bocah SD di NTT Tulis Surat Perpisahan Sebelum Gandir Diduga Gegara Tak Dibelikan Buku dan Pensil

Rabu, 4 Februari 2026 | 10:47

Seorang,m siswa kelas IV sekolah dasar berinisial YBR, 10, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di sebuah pohon cengkih di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 29 Januari 2026, lalu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill