Connect With Us

Penjual Pernak-Pernik Imlek Mulai Ramai di Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 26 Januari 2021 | 16:45

Tampak pernak-pernik Imlek mulai hadir di Kawasan Pasar Lama, Jalan Kisamaun, Kota Tangerang, Selasa (26/1/2021). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Jelang perayaan Hari Raya Imlek sejumlah pedagang pernak-pernik Imlek mulai berjualan di Kota Tangerang. 

Di Kawasan Pasar Lama, Jalan Kisamaun, Kota Tangerang pada Selasa (26/1/2021) ini, tampak para pedagang pernak-pernik Imlek berjejer. 

"Memang sudah jualan dari kemarin," ujar Acho, 48, satu dari pedagang pernak pernik Imlek di Kawasan Pasar Lama. 

Di lapak dagangnya terlihat serba berwarna merah. Sangat kental dengan nuansa Imlek. 

Kawasan Pasar Lama memang kerap dipadati para pedagang musiman, terutama pernak-pernik Imlek. 

Suasana pedagang pernak-pernik Imlek di kunjungi pembeli di Kawasan Pasar Lama, Jalan Kisamaun, Kota Tangerang, (26/1/2021).

Terlebih di dekat situ terdapat peribadatan etnis Tionghoa. 

"Jual lampion, gantungan, angpao dan lain-lain," ucapnya. 

Acho mengaku dari tahun menahun menjual pernak pernik Imlek ini. Terlebih jika memasuki hari raya tersebut. 

"Paling banyak yang diburu itu ya lampion," pungkasnya. (RED/RAC)

KOTA TANGERANG
Ada 279 Kasus Kekerasan, Pemkot Tangerang Perkuat Kapasitas Satgas PPA

Ada 279 Kasus Kekerasan, Pemkot Tangerang Perkuat Kapasitas Satgas PPA

Kamis, 10 September 2026 | 22:39

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat peran Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) melalui kegiatan peningkatan kapasitas yang digelar di Ruang Al Amanah lantai 5, Kamis 10 September 2026.

TANGSEL
TPA Cipeucang Tangsel "Dipaksa" Tampung 1.022 Ton Sampah Per Hari

TPA Cipeucang Tangsel "Dipaksa" Tampung 1.022 Ton Sampah Per Hari

Kamis, 10 September 2026 | 22:32

Gunungan sampah terlihat memenuhi salah satu area pemrosesan akhir di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Sejumlah kendaraan pengangkut sampah dan alat berat masih beraktivitas di sekitar tumpukan tersebut.

BANTEN
Kasus ISPA di Banten Tembus 4.500 Imbas Abu Vulkanik

Kasus ISPA di Banten Tembus 4.500 Imbas Abu Vulkanik

Kamis, 10 September 2026 | 20:43

Gubernur Banten Andra Soni menyoroti adanya lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang dipicu oleh paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill