Connect With Us

Hujan Deras Banjir Merendam Periuk Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 3 Februari 2021 | 11:47

Suasana wilayah Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk yang terendam banjir mencapai 30 centimeter, Kota Tangerang, Rabu (3/2/2021). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang pada Rabu (3/2/2021) pagi tadi, mengakibatkan sejumlah titik terendam banjir. 

Seperti di wilayah Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk. Ketinggian banjir di kawasan ini mencapai 30 centimeter. 

"Iya, wilayah sini banjir. Karena hujan kan deras banget," ujar Nugraha, 25, warga Periuk kepada TangerangNews, Rabu (3/2/2021). 

Baca Juga :

Banjir di Kelurahan Gebang Raya ini juga mengakibatkan akses Jembatan Alamanda tersendat. Sehingga membuat beberapa motor mogok. 

Camat Periuk Maryono Hasan menyebut rendaman air di wilayahnya ini terjadi karena meluapnya Kali Ledug. 

"Ini merupakan luapan Kali Ledug. Untuk kedalaman 30 cm," jelasnya. (RAZ/RAC)

KAB. TANGERANG
Terbungkus Tas Hitam, Bayi Perempuan Ditemukan Pemulung di Semak-semak Kawasan Cikupa

Terbungkus Tas Hitam, Bayi Perempuan Ditemukan Pemulung di Semak-semak Kawasan Cikupa

Senin, 20 Juli 2026 | 17:51

Warga Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang dihebohkan dengan penemuan sesosok bayi berjenis kelamin perempuan di semak-semak pada Sabtu 18 Juli 2026.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill