Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com-Di Kota Tangerang saat ini tak sedikit anak-anak dan remaja yang nekat menghentikan mobil bak hingga truk untuk nebeng perjalanan.
Selain dapat mengganggu kenyamanan dan keamanan berlalu lintas, perbuatan itu dapat membahayakan nyawa mereka.
Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota AKBP Jamal Alam mengatakan fenomena anak-anak nebeng truk ini sudah menjadi perhatian.
Menurut dia, pihaknya memasifkan patroli untuk mencegah aksi anak-anak nebeng truk tersebut.
"Kita sudah koordinasi polsek dan kanit lantas jajaran untuk dilaksanakan patroli secara massif pada lokasi dan jam-jam rawan remaja nebeng," ujarnya saat dihubungi, Selasa (2/3/2021).
Jamal menyebut pihaknya ingin para orang tua turut berperan dalam memberikan edukasi maupun pengawasan agar anak-anaknya tidak nebeng truk.
"Kita juga sudah imbau melalui kanit kamsel lewat media elektronik radio agar para orang tua ikut mengawasi setiap aktivitas putra-putrinya," katanya.
Kanit Laka Satlantas Polres Metro Tangerang Kota AKP Badruzzaman menambahkan, lokasi yang paling banyak dilewati anak-anak tersebut diantaranya Palem Semi, Kebon Nanas, Ciledug dan lainnya.
Dalam melakukan penanganan, pada tahap pertama pihaknya akan memberikan imbauan terlebih dahulu.
Namun, jika mereka kembali tertangkap melakukan hal serupa, pihaknya akan melakukan tindakan tegas.
"Setiap polsek-polsek penyangga dalam hal ini seperti di palem semi, kita juga koordinasi agar setiap malam patroli, (kalau tertangkap) paling diamankan," katanya.
Badruzzaman mengungkapkan, jika terjadi kecelakaan, kesalahan belum tentu disebabkan oleh pengemudi kendaraan. Bisa jadi kesalahan disebabkan karena anak tersebut.
"Kan nanti kita lakukan olah TKP kita, kesalahannya kita lihat saat olah TKP," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGBupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews