Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija
Rabu, 28 Januari 2026 | 12:44
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TANGERANGNEWS.com-Penyuntikan kepada sopir angkutan kota (angkot) termasuk dalam vaksinasi tahap dua, di Terminal Poris Plawad, Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (04/03/2021).
Ada sebanyak 1.000 peserta pekerja transportasi yang divaksin, mulai dari sopir angkot, bus, si benteng, taksi dan ojek.

Selain sopir angkot, penyuntikan vaksin juga akan diberikan kepada pedagang dari Pasar Lama di Gor Kita Tangerang dan pedagang dari Central Business District (CBD) Ciledug.

"Vaksin ini aman dan halal, vaksin sangat dibutuhkan oleh seluruh masyarakat Indonesia, khususnya pekerja transportasi yang selalu berkontak dengan masyarakat. Supaya daya tahan tubuh meningkat dan tidak mudah terserang penyakit, khususnya virus corona," ujar Televisianningsih Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Kamis (04/03/2021).

Penyuntikan vaksin untuk para sopir agkutan umum dan pedagang dilaksanakan serentak mulai pukul 08.00 sampai 12.00 WIB.

"Dosis kedua diadakan 14 hari dari sekarang. Untuk yang divaksin hari ini harus wajib untuk hadir pada pemberian dosis kedua. Kalau tidak hadir, vaksin yang diberikan pada hari ini, tidak ada efeknya. Dan antibody yang terbentuk belum terbentuk, karena antibody akan terbentuk setelah diberikan dosis yang kedua," tambahnya.

Dalam vaksinasi ini, Dinas Kesehatan Kota Tangerang bekerjasama dengan TNI Polri untuk menjaga kelancaran prosesnya. (RAZ/RAC)
TODAY TAGPersita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Suatu ketika kafir Quraish menawarkan kepada Rasulullah Muhammad saw agar Rasulillah Muhammad saw berkenan untuk menyembah sesembahan mereka sehingga merekapun berkenan menyembah Allah Swt, secara bergantian.
PT Pertamina Patra Niaga mengusulkan kebijakan pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews