Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Vaksinasi tahap dua di Kota Tangerang sudah selesai. Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengeklaim sebanyak 26 ribu orang di kotanya telah divaksinasi COVID-19.
"Berdasarkan data, hari ini tuntas 26 ribu target (penerima vaksin), yakni para pelayan publik," ujar Arief, Jumat (5/3/2021).
Ada pun diketahui, vaksinasi COVID-19 tahap dua di Kota Tangerang telah berlangsung sejak Kamis (25/2/2021).
Sasaran penerima vaksin pada tahap dua diantaranya petugas TNI-Polri, wartawan, pegawai BUMN dan ASN, pegawai perbankan, pedagang, serta pengemudi transportasi umum.
"Penyuntikan hari ini dibagi di tiga titik, ada di Kodim 0506, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, dan MUI Kota Tangerang," katanya.
Walau pemerintah setempat menargetkan hal tersebut, Arief menyatakan penyuntikan vaksin akan tetap dilaksanakan esok hari bila masih ada calon penerima yang belum disuntik.
Sebab, ada beberapa calon penerima yang berhalangan hadir ketika waktunya mereka divaksin.
"Pengalaman yang sudah-sudah, di GOR itu ada beberapa yang enggak hadir. Penyuntikan untuk pengemudi transportasi juga hanya sebagian. Makanya kalau nanti sudah diundang, tapi masih tersisa, dilanjutkan lagi besok," imbuh Arief.
Arief berharap pemerintah pusat mampu menyediakan tambahan dosis vaksin COVID-19 bagi Kota Tangerang.
"Supaya masyarakat ini bisa lebih optimal dalam melakukan pencegahan COVID-19 di Kota Tangerang," pungkasnya.
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGRatusan peserta dari berbagai kalangan mengikuti ajang olahraga keluarga bertajuk Paramount Petals Family Dash 2026 yang digelar di kawasan kota mandiri Paramount Petals Minggu, 15 Februari 2026,mulai pukul 06.00 WIB, pagi.
Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews